Abai Keselamatan Atlit, Gaib Perjuangan Nilai Pemkab Tangerang Bikin Malu

oleh -
f98fbbe5 0a7f 4b7d 9521 9df20598c65b
Ketua DPP GAIB Perjuangan, Dulamin Zigo

NASIONALNEWS.ID TANGERANG – Kurangnya anggaran dan fasilitas penunjang latihan dalam Cabang olah raga (Cabor) Kickboxing Kabupaten Tangerang. Pengurus membuat proposal partisipasi masyarakat dan pedagang yang ada di Kecamatan Cisauk mendapatkan tanggapan dari Ketua DPP Gema Anak  Indonesia Bersatu (GAIB) Perjuangan.

Ketua GAIB Perjuangan, Dulamin Zigo berpendapat bahwa kelengkapan latihan adalah bagian penunjang prestasi yang harus dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, demi menjaga keselamatan serta konsentrasi fokus dalam melaksanakan latihan .

“Prestasi itukan harus ditunjang sarana dan prasarana, kalau pemerintah daerah menginginkan emas. pemerintah punya kewajiban menyiapkan sarana dan prasarananya seperti matras termasuk suplemennya, karena itukan buat pemerintah  bukan perorangan,” ujar Zigo, Selasa ( 24/5/2021).

Mestinya pemerintah kata zigo, menanyakan setiap Cabor apa saja perangkat penting penunjang yang dibutuhkan, agar atlit maksimal saat melaksanakan latihan.

“Seorang pelatih itukan memahami apa yang harus dipersiapkan agar atlit yang dilatihnya meraih prestasi,” imbuhnya.

Kurangnya sarana penunjang tersebut, ia menilai pemerintah abai dalam menjaga keselamatan atlit.

“Ia lah abay, jangan hanya mengharapkan atlit yang bagus sementara matras saja tidak disiapkan, padahal kan kesehatan dan keselamatan harus diperhatikan,” tegasnya.

Terkait anggaran menurutnya, bisa disiasati dengan cara mencari sponsor atau bapa asuh difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Soal anggaran, atlit ga bisa cari sendiri. Koni kan dibawah naungan pemerintah, biar dia cari sponsor dan terobosan, dengan CSR misalnya,” terang Zigo.

Terkait penggalangan dana yang dilakukan Pengurus Cabor, menurut Zigo adalah bentuk keputusasaan pada pemerintah. sehingga harus membuat inisiatif untuk melibatkan masyarakat.

“Itukan bentuk keputusaasaan, harusnya pemerintah malu ketika mereka melakukan hal tersebut,” pungkasnya.

(Yuyu/Iwan)

No More Posts Available.

No more pages to load.