Antisipasi Caster Baru, Tiga Pilar Jakbar Perketat Pusat Pembelanjaan

oleh -
img 20210503 wa0263

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan dan potensi kasus klaster baru Covid-19 menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri Tiga Pilar Jakarta Barat perketat pusat perbelanjaan.

Sebelumnya terjadi lonjakan penumpukan masyarakat di pusat perbelanjaan Pasar Tanah Abang beberapa hari lalu terang sangat mengkhawatirkan akan adanya lonjakan kasus Covid-19.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menerangkan, bahwa saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, melihat kasus kemaren terjadi penumpukan masyarakat yang mendatangi lokasi perbelanjaan seperti Tanah Abang, kemungkinan besar adanya lonjakan masyarakat yang terpapar kasus Covid-19.

“Oleh sebab itu kami (polri) bersinergi dengan tiga pilar Jakarta Barat untuk mengambil sejumlah langkah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan dipusat perbelanjaan di Jakarta Barat,” terang Kombes pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Senin, (3/5/2021).

Ady menjelaskan, hari ini pihaknya bersama tiga pilar menggelar apel gabungan di CNI Kembangan Jakarta Barat.

“Sebanyak 350 personel gabungan diterjunkan dalam apel gabungan antisipasi kerumunan,” jelasnya.

Ady juga menegaskan, pihaknya juga sudah memerintahkan kepada jajaran untuk melakukan pengecekan dan penempatan personel untuk memetakan sekaligus melakukan penyekatan timbulnya kerumunan massa di area pusat perbelanjaan di wilayah masing-masing dan hal tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan sampai Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Kami akan mengintensifkan dan memaksimalkan personel menjelang akhir pekan, dikhawatirkan akan terjadi lonjakan masyarakat mengunjungi pusat perbelanjaan,” ujarnya

Dalam kesempatan yang sama Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kekompakan dari rekan-rekan tiga pilar dalam menjaga Jakarta Barat akan terjadinya lonjakan kasus masyarakat Jakarta Barat yang terpapar Covid-19.

“Minggu-minggu ini angka kasus positif Covid-19 di Jakarta Barat mengalami penurunan, itu merupakan kerja keras rekan-rekan semua dan tetap dipertahankan,” ujar Uus Kuswanto

Uus juga menjelaskan, apa yang dilakukan saat ini merupakan implementasi dari instruksi bapak Presiden Republik Indonesia untuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang ketat di area / zona yang rawan terjadinya kerumunan.

“lakukan pemetaan dan penyekatan agar tidak timbulnya kerumunan massa,” tuturnya

(Budi Beler)