Aset Pemda DKI Pindah Tangan, Uus Tetap Kontrol Proses Hukumnya

oleh -
img 20210510 125605
Foto Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Aset Tanah Fasos Fasum pemberian dari PT Penta Oktoeneatama kepada Pemerintah DKI Jakarta, melalui Gubernur Surjadi Soedirja yang beralih ke tangan perorangan secara Administrasi tersebut di benarkan Walikota Administrasi Jakarta Barat Uus Kuswanto. Dan pihaknya tetap mengontrol proses hukumnya.

“Tanah milik Pemerintah DKI Jakarta yang sudah beralih pada tangan perorangan secara Administrasi memang benar, tapi sekarang lagi berjalan proses hukum. Kalau proses hukum, itu urusan penegak hukum. Tapi, secara Administrasi tetap saya kontrol,” kata Uus Kuswanto saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (10/5/2021).

Uus juga menegaskan, pihaknya akan menunggu proses hukumnya, karena itu ranah mereka, tapi secara Administrasi dirinya tetap mengawasi. Dan dirinya sudah mendapatkan laporan dari Sulastri sebagai Lurah Pegadungan pada saat itu.

“Sulastri melaporkan juga kepada aparat hukum karena menurutnya ( Sulastri) ada yang dipalsukan oleh pemilik sertifikat secara Administrasi,” ungkapnya.

UUS Kuswanto menambahkan, mengenai terbitnya Sertifikat Hak Milik ( SHM) nomor 18283 itu ranah BPN Jakarta barat, tapi menurut kepala kantor BPN Jakarta barat, sedang dalam Proses Pemblokiran di Kanwil BPN.

“Pemblokiran itukan melalui Kementerian, jadi sekarang lagi Proses Pemblokiran atas Sertifikat tersebut, jadi saya harap kawan kawan tenang aja, tidak akan saya lepas tanah Pemda DKI Jakarta beralih ke Perorangan,” ujarnya.

Terkait lahan Fasos Fasum tersebut dengan Berita acara nomor 917/BA/1V/1997 pada hari Kamis (24/04/1997). Dalam berita acara serah terima bahwa tanah tersebut sebagai tanah terbuka dan lapangan olah raga yang terletak di Perumahan Citra 3.

Lahan Fasos Fasum yang beralih kepada tangan perorangan atas nama Ellis Louis Bernando Lim dan Carlos Bernando tanggal 20 / 8 / 2019 dengan nomor 03169 Kelurahan terbit tanggal 20 / 5 / 2019 dengan luas 3. 543 M2. Dengan Sertifikat Hak Milik ( SHM ) nomor 18283.

(Budi Beler)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.