Bilik PHBS, Disinfektan Diganti Cairan Herbal

oleh -
kelurahan cimone jaya

NASIONALNEW.ID, KOTA TANGERANG – WHO dan Kementerian Kesehatan melarang penyemprotan disinfektan ke anggota tubuh karena membahayakan. Menyikapi hal tersebut, masyarakat Kampung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kelurahan Cimone Jaya mengganti cairan disinfektan dengan mengunakan bahan herbal.

Cairan disinfektan diganti air rebusan daun sirih yang dipercaya sebagai anti biotik alamiah. Nama bilik disinfektan diganti menjadi bilik PHBS, sebagai solusi alternatif dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Pengurus DKM Masjid Al Hamid Kelurahan Cimone Jaya, Yakub mengatakan, bahwa dilarangnya disinfektan ke anggota tubuh, adalah hal yang mendasari pengunaan cairan herbal yang dipercaya sebagai anti septik alami.

“Kita gunakan bahan herbal yaitu daun sirih dan minyak wangi di bilik penyemprotan, karena sudah menjadi tradisi masyarakat dulu, kalau daun sirih sebagai obat septik alami yang tidak membuat perih di mata, malah bisa jadi obat tetes mata,” pungkas Yakub di Karawaci Kota Tangerang, Rabu (8/4/2020).

Sementara Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kasi Kemas) Kelurahan Cimone Jaya, Teguh Saniyako saat diwawancari Nasional News di lokasi Uji coba bilik penyemprotan mengatakan, bilik tersebut dinamakan bilik PHBS, yang berfungsi sebagai bilik penyemprotan sebagai solusi alternatif pengunaan cairan disinfektan yang berbahaya bagi tubuh.

“Kenapa bilik itu saya namakan PHBS, agar bilik itu dapat menjadi bagian upaya pencegahan penyebaran virus corona tetapi tidak berbahya bagi siapapun yang masuk ke bilik tersebut, yaitu cairan penyemprotan mengunakan bahan alami daun sirih yang saat ini akan di gunakan warga,” ujar Teguh yang juga ketua Saiber organisasi yang bergerak dalam kegiatan sosial.

Teguh menambahkan, bahwa bilik tersebut ditempatkan di masjid-masjid di kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci, agar sebelum beribadah Jemaah masuk ke bilik PHBS disemprotkan cairan herbal dari air rebusan daun sirih.

“Rencananya bilik tersebut akan digunakan pada bulan suci Ramadhan untuk kegiatan sholat Tarawih dan lainnya,” tandasnya. (yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.