Diduga Malpraktik, Pasien Alami Kebutaan

oleh -
Rumah Sakit Mulya

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pasca operasi katarak di Rumah Sakit (RS) Mulya Kota Tangerang, belasan pasien mengalami infeksi pada matanya diduga Malpraktik. Hal ini diketahui keluarga pasien setelah mendapat rujukan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM).

Salah seorang keluarga pasien yang tidak disebutkan namanya mengatakan, bahwa orang tuanya dioperasi mata pengangkatan katarak di RS Mulya pada tanggal 27 Januari 2019 lalu. Beberapa hari setelah dioperasi mengalami sakit di mata hingga ke kepala, dan tiba-tiba pada hari Rabu (27/1/2019) sore ditelepon dari pihak RS Mulya diminta segera datang.

“Tiga hari setelah operasi, mendapat telepon dari RS Mulya disuruh datang hari itu juga, ga taunya dikasih surat rujukan ke RSCM, katanya mata orang tua saya terkena infeksi,” jelasnya kepada Nasional News melalui sambungan telepon, Senin (4/2/2019) pagi.

Menurutnya, ternyata banyak pasien katarak dari RS Mulya yang dirujuk ke RSCM, antara 14-17 pasien yang dirujuk, karena saat operasi katarak di RS Mulya pada waktu yang sama di bulan Januari lalu.

“Orang tua saya diangkat bola matanya, diganti bola mata palsu pada hari Jumat tanggal 1 Pebruari 2019 kemaren, bersamaan tiga pasien lainya juga diangkat matanya. Ada pasien lainnya yang tidak mau diangkat bola matanya, itu nanahnya harus disedot dan harus balik lagi untuk untuk rawat jalan,” sebutnya.

Ditambahkannya, sampai saat ini pihak RS Mulya belum menghubungi keluarga pasien atau keterangan resmi atas nasib para pasiennya. “Hari ini kami bersama keluarga pasien lainnya akan mendatangi RS Mulya untuk meminta pertanggung jawabannya,” pungkasnya. (SL/Aput)

No More Posts Available.

No more pages to load.