Diimingi Bansos, Perhiasan 20 gram Milik Nenek di Cengkareng Raib

oleh -
img 20220406 153736
Nenek Ayu Deprok korban hipnotis yang dilakukan ibu-ibu yang mengaku dari petugas bantuan sosial. Foto: Budi Beler

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Diiming-imingi mendapatkan bantuan sosial (bansos) seorang wanita lansia yang biasa dipanggil Ayu Deprok (60) kehilangan emas seberat 20 gram.

Korban yang berprofesi sebagai penjual sayuran, harus kehilangan perhiasan berupa cincin, gelang dan kalung seberat 20 gram.

Peristiwa tersebut terjadi di RT 04/05 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Dua wanita (pelaku) yang mengaku dari petugas bansos dari kelurahan.

Ketua RT 04 Ma’arif saat dikonfirmasi nasionalnews.id mengatakan, kedua pelaku ibu-ibu tersebut mengatasnamakan petugas bantuan sosial dari kelurahan.

“Mereka, ibu-ibu itu berpakaian rapi, dengan membawa motor jenis Yamaha NMax,” katanya kepada nasionalnews.id, Rabu (6/4/2022).

Ma’arif juga menjelaskan, menurut keterangan korban, mereka menanyakan seputar bansos untuk mengelabuhi korban agar korban mau difoto

“Saat difoto, korban disuruh melepaskan semua perhiasannya,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, yang lebih menyakitkan, anak korban, si Reni diajak ke kelurahan, baru sampai depan rumah Pak Riban, pelaku minta berhenti dulu, alasannya ada yang ketinggalan, begitu sampai ke tempat si korban, korban lagi di kamar mandi, dan diambilah perhiasan tersebut.

“Menunggu yang begitu lama, lantas Reni lanjut ke Kelurahan Duri Kosambi, begitu sampai di sana baru sadar, bahwa dia ke hipnotis , karena di kelurahan tidak ada pembagian sembako,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan kepada semua warga agar berhati-hati dengan adanya penipuan berkedok bansos.

“Untuk semua warga harap berhati-hati terkait orang yang mengaku petugas bansos dari kelurahan, dan apabila ada yang melihat segera laporkan ke RT maupun RW setempat,” tutupnya.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.