GERAM Tanyakan Keseriusan Pemkab Blora Tangani Covid-19

oleh -
Img 20200407 Wa0013

NASIONALNEWS.ID, BLORA – Belasan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kabupaten Blora dalam upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Para aktivis GERAM ini mengajak audiensi dengan Pemkab Blora yang dihadiri Sekda Blora, Komang Gede Irwadi, di Gedung Samin Surosentiko, Senin (6/4/2020).

Koordinator GERAM, Eko Arifianto mempertanyakan langkah Pemkab Blora dalam upaya penanganan wabah Covid 19 di Kabupaten Blora yang terkesan lamban.

“Walaupun menurut data dikatakan di Blora belum ada yang meninggal akibat terjangkit virus Corona, tetapi penyebaran virus dan penambahan korban sangat cepat,” kata Eko.

Img 20200407 Wa0012

Eko mengatakan, keadaan tersebut berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, hendaknya menjadi fokus seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Blora.

Menurutnya, Pemkab Blora terkesan lamban dalam penanganan pencegahan wabah virus Corona di lingkungan pemerintah.

“Seluruh program kegiatan dalam penanganan Covid-19, tidak bisa ditangani dengan cara biasa, maka seluruh kekuatan sumber daya musti digerakkan, termasuk kekuatan sumber daya APBD,” imbuhnya.

Dirinya menyayangkan terkait instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), belum ada realokasi yang signifikan dari APBD Kabupaten Blora dalam mendukung penanganan Covid-19 secara sistematis.

“Bahkan, ketika telah keluar Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah pun belum juga ada perkembangan tentang realokasi untuk penanganan wabah penyakit ini,” kata Eko.

Menanggapi hal tersebut Sekda Blora, Komang Gede Irawadi berterimakasih atas kepedulian GERAM dan rekan-rekan serta menjelaskan bahwa terkait penganggaran dari APBD 2020 serta penerapan dari surat edaran Bupati Blora tentang para pemudik di tingkat pemerintah desa.

“Sebenarnya pemikiran kita sama, hanya beda caranya saja. Tujuan kita sama, untuk kepentingan masyarakat Blora agar bisa menghadapi wabah Covid 19 ini dengan baik. Kami bersama seluruh jajaran terus bekerja keras dalam menangani ini, baik¬†dari sisi kesehatan maupun penanganan dampak sosial dan ekonomi warga, dan kami minta agar terus dibantu, dalam pengawasan dan masukannya kepada kami,” kata Komang.

Komang juga menjelaskan terkait Instruksi dari Mendagri, pihaknya akan membahas untuk landasan hukumnya yang akan diterapkan ke tingkat pemerintah desa. (Hans)