IPW Didiskriminasi, Wakil Ketua DPR RI Minta Maaf

oleh -
img 20220510 094048
Foto: Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) kembali mendapatkan undangan yang kedua dari MKD DPR RI, setelah mendapatkan diskriminasi perlakuan dan sikap tidak hormat saat memasuki pintu depan gedung wakil rakyat tersebut.

Dalam surat keterangan undangan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menyampaikan permohonan maaf atas ketidak kenyamanan ketika memasuki pintu gerbang utama gedung DPR RI yang dianggap kurang berkenan bagi IPW.

Terkait adanya undangan yang ke dua, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menegaskan, pihaknya akan menghadiri undangan sidang MKD Tanggal 27 September 2022.

“Besok Hari Selasa 27 September 2022 saya pastikan hadir memenuhi undangan MKD DPR RI,” kata Sugeng saat memberikan keterangannya, Senin (26/9/2022).

Sugeng juga menjelaskan, undangan ke DPR RI tersebut untuk memberikan keterangan.

“IPW diundang ke DPR RI untuk memberikan keterangan di MKD dan harus dihormati,” ujar Sugeng, Senin (26/9/2022)

Sebelumnya, IPW membatalkan kehadiran ke MKD DPR RI karena adanya diskriminasi perlakuan dan sikap tidak hormat pimpinan DPR pada warga negara yang akan memasuki gedung DPR melalui pintu depan. Pasalnya, pintu masuk depan hanya diperuntukkan kepada anggota dewan saja.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mendapat undangan dari MKD untuk hadir hari Senin 26 September 2022 guna memberikan keterangan terkait MKD menjalankan tugas memeriksa laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik terhadap anggota dewan.

Komunikasi dengan staf MKD DPR sudah berjalan sejak tanggal 23 September 2022. Dalam komunikasi tersebut ipw menegaskan akan hadir pada 26 sept 2022 pkl 10.40 . Kesediaan hadir ipw adalah sebagai wujud penghormatan ipw pada tugas MKD. Dan, komunikasi berlanjut saat menuju ke Gedung DPR, Senin (26 September 2022).

Tapi, saat memasuki pintu depan Gedung DPR, dihalangi oleh Pamdal dan dilarang masuk karena ada perintah dari Ketua DPR dan Sekjen DPR bahwa tamu harus lewat pintu belakang. Padahal saat mau masuk ke Gedung DPR, Ketua IPW sudah menunjukkan surat undangan dari DPR RI yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR RI/Korkesra A. Muhaimin Iskandar.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.