Kader PAN Bantah Keterlibatan Hilangnya Mesin Pemanen Padi Dinas Pertanian Pandeglang

oleh -
Img 20200819 133333

NASIONALNEWS.ID, PANDEGLANG Salah seorang kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pandeglang Yudi Wahyudin membantah adanya keterlibatan anggota DPRD Provinsi Banten soal dugaan hilangnya mesin pemanen padi (Combine) milik Dinas Pertanian yang dipinjam oleh Kelompok Tani Sinar Harapan, Desa Kadumelati, Kecamatan Sindangresmi beberapa waktu lalu.

Yudi yang tidak lain adik dari Anggota DPRD Banten Hadi Mawardi mengatakan, terkait hilangnya Combine tersebut Anggota Dewan sama sekali tidak mengetahui dan tidak ada kaitannya.

“Sama sekali Anggota Dewan tidak tahu soal ini. Selama ini hanya memberi masukan saja kepada Dinas Pertanian mana-mana yang perlu mendapatkan penyuluhan,” katanya.

Menurutnya, pihaknya membantah ada Anggota DPRD dari PAN yang terlibat dalam masalah ini.

“Ngga ada, selama ini kami hanya memberi seruan saja kepada dinas untuk membantu segala macam. Dan tidak yang rerlibat, apalagi dari Fraksi PAN,” tegasnya.

Namun pernyataan Yudi Wahyudin langsung dipatahkan oleh warga setempat yang tidak bersedia disebut namanya.

“Kalau memang tidak ada keterlibatan kenapa harus klarifikasi. Selama ini sudah bukan menjadi rahasia umum soal pinjam meminjam alat pertanian. Silahkan tanya saja kepada Kepala Dinas atau Sekretarisnya, bener ngga ngga ada peran dari Anggota Dewan,” katanya melalui sambungan seluler, Rabu (19/8/2020).

“Kalau tidak ada intervensi atau rekomendasi, untuk peminjaman alat itu tidaklah mudah. Apalagi yang saya dengar alat itu sudah dijual seharga Rp. 160 Juta ke daerah Palembang. Sudah ngga mungkin kembali lagi itu alat. Tapi yang saya heran kenapa Pemkab Pandeglang, khususnya Dinas Pertanian tidak menempuh jalur hukum. Sedangkan para oknum-oknum itu sudah membuat surat pernyataan di atas materai dan sudah melewati batas waktu pernyataan,” terangnya.

Terkait informasi Combine milik Dinas Pertanian Pandeglang yang sudah dijual ke Palembang tersebut dibenarkan oleh Ombi Rombli selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Sindangresmi. “Kabarnya sih begitu pak. Tapi benar atau tidaknya saya tidak tahu. Selama Combine itu dipinjam, saya juga tidak pernah lihat barangnya,” katanya, Selasa (18/8) malam.
Menurut Ombi, selama ini saya sebagai Korluh hanya memberikan rekomendasi saja, sedangkan secara teknis penggunaannya dirinya mengaku tidak mendetahuinya. “Selama ini saya selaku Korluh hanya memberikan rekomendasi saja, kalau secara teknis di lapangan saya tidak tahu,” terangnya.
Sayangnya, Ombi Rombli selalu menjawab tidak tahu ketika ditanya alur peminjaman alat tersebut. “Saya ngga tahu, tanyakan saja kepada yang bersangkutan,” tutupnya. (Budi Beler)