Kalapas Ajak Seluruh Kalangan Do’a Bersama Untuk Korban Kebakaran Lapas Tangerang

oleh -
0392cb9e c745 43eb a8fb 294451ab1ed3

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Kepala Lapas Kelas I Kota Tangerang Victor Teguh Prihartono mengajak seluruh kalangan, khususnya ulama besar dan masyarakat yang melakukan do’a bersama untuk korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

Kendati Dalam suasana berduka, Victor tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berusa keras membantu untuk memadamkan api di Blok C2 Lapas I Tangerang.

“Tentu kami sangat berdukacita atas musibah yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, dimana 44 orang warga binaan meninggal dunia dalam kebakaran kemarin. untuk itu kami mengajak untuk melakukan Do’a sesuai agama masing-masing, agar arwah mereka diterima disisi Allah SWT,” ujarnya Minggu (12/9/2021).

030664ca c0c3 4141 b678 1a4928711a84

“Di malam ketiga pasca musibah kebakaran , kami segenap jajaran menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya warga binaan, saudara-saudara saya, semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT dan seluruh kesalahannya diampuni,” tambah Victor dengan wajah sedih sembari mengusap air mata.

Lebih jauh ia menegaskan, pihaknya juga akan menghormati proses hukum yang tengah dilakukan pihak kepolisian atas musibah kebakaran tersebut.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan polisi, sebelum ada keterangan resmi dari polisi, sebaiknya tidak ada dugaan Opini yang berkembang, karena kita semua sedang keadaan berduka,” harapnya.

Jajaran Lapas Kelas l Tangerang meminta maaf kepada seluruh keluarga korban atas  bencana kebakaran yang terjadi dan akan menyalurkan bantuan untuk seluruh korban.

“Kami terus berinteraksi dengan keluarga korban, membantu pemulasaran jenazah sampai selesai. Tidak hanya itu, pendampingan untuk korban luka, mereka mendapatkan pengobatan sebaik mungkin. Selain itu, untuk keluarga korban akan mendapat santunan Rp 30 juta dan biaya pemulasaran bagi korban yang meninggal dunia,” bebernya.

Dari kejadian kebakaran tersebut, saat ini semua arus Listrik di semua Blok dalam pengawasan pihaknya dengan menggandeng PLN agar peristiwa kebakaran tidak akan terulang lagi.

“Hanya Blok C2 yang terbakar, dan saat ini sedang perbaikan pasca peristiwa yang merenggut nyawai sebanyak 44 orang warga binaan, hingga kini pengamatan sementara kebakaran terjadi diduga akibat hubungan arus pendek listrik,” pungkasnya. (Wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.