Kapolda Sumsel Coffee Morning dengan 18 Pimpinan Perusahaan

oleh -
Img 20200911 Wa0071

NASIONALNEWS.ID, PALEMBANG – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S, melaksanakan kegiatan coffee morning bersama para pimpinan perusahaan, dalam rangka pencegahan penyalahgunaan peredaran narkoba di lingkungan perusahaan, di Ruang Promoter Lantai II Mapolda Sumsel, Jum’at (11/9/2020).

Dalam kegiatan ini, Kapolda Sumsel mengundang pimpinan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan dan pertambangan di Sumsel, yang tentu saja mengajak para pimpinan perusahaan tersebut untuk duduk bersama berdiskusi menyangkut topik pembahasan bagaimana mencegah maraknya peredaran narkoba di Sumsel.

Adapun 18 perusahaan yang hadir dalam kegiatan ini, yaitu PT RAS, PT BAMA, PT SMS, PT Sinar Emas, PT Tanjung Enim Lestari, PT Lonsum, PT Guthrie, PT Pinago Utama Tbk, PT Sampoerna Argo Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Musi Hutan Persada, PT Bumi Mekar Hijau, PT Musi Rafi Paper, PT Bumi Andalas Permai, CV Pilat Utama Palembang, PT Pertamina Ru III, PT Pusri dan PT Muara Kelinci.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel mengucapkan terimakasih atas kehadiran para pimpinan perusahaan di wilayah Polda Sumsel untuk berdiskusi bersama, walaupun saat ini kita masih dalam pandemi Covid-19 dan alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan.

“Lebih kurang selama 4 bulan saya memimpin Polda Sumsel, tentu saja saya berupaya melakukan perbaikan dan mengamati apa saja kendala-kendala yang paling mendasar dihadapi dan menjadi permasalahan di wilayah Sumsel ini, salah satunya yang saya amati adalah permasalahan narkoba yang berdampak luar biasa yang berpengaruh terhadap produktifitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang kita miliki,” terang Kapolda.

Lanjut Kapolda, permasalahan narkoba ini bukan hanya dirasakan di daerah perkotaan saja, akan tetapi sudah masuk ke daerah pedesaan. konteksnya pun bukan pada orang dewasa saja, bahkan anak-anak kecil pun saat ini sudah terkena penyalahgunaan narkoba dan kondisi ini sangat memprihatinkan kita semua.

“Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumsel juga disebabkan oleh faktor lingkungan yang memberikan pengaruh yang sangat besar, sehingga kita butuh pengawasan yang ekstra terutama dari keluarga atau masyarakat sekitar, agar dapat mencegah hal tersebut tidak terjadi dilingkungannya masing-masing,” jelas Kapolda.

Tambah Kapolda, aparat kepolisian akan melakukan berbagai macam upaya agar peredaran narkoba tidak marak di wilayah Sumsel, dengan mengajak seluruh unsur terkait bekerja sama melakukan tindakan pengawasan terutama di akses atau jalur masuk ke Sumsel yang berada di wilayah terpencil yang harus benar-benar diperhatikan. Untuk itulah hari ini saya mengajak untuk duduk bersama berkomitmen bahwa narkoba ini adalah musuh kita bersama.

“Jangan sampai nantinya para pegawai atau SDM yang kita miliki diperusahaan tersebut terkena maupun terlibat oleh penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Ini akan memberikan dampak yang buruk bagi kinerja pegawai dan perusahaan, yang tadinya pegawai tersebut memiliki skill, kompetensi serta tanggung jawab yang baik justru akan terkontaminasi ke hal-hal negatif yang berujung nantinya ke tindakan kriminalitas akibat pengaruh narkoba. Inilah yang tidak kita inginkan bersama dan jangan sampai terjadi diperusahaan yang bapak ibu pimpin,” tandas Kapolda.

“Semoga acara coffee morning ini dapat menjadi wadah kita untuk bertukar informasi saling memberikan kritik dan saran menyatukan komitmen untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumsel dalam upaya menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif,” pungkas Kapolda. (Herry Eddy)