Kasudin LH Minta Pengurus PPJB Harus Transparan

oleh -
Img20201208160448

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat Slamet Riyadi meminta kepada pengurus Paguyuban Pengemudi Jakarta Barat (PPJB) Truk Sampah Sudin LH agar pengelolaan anggaran bulanan harus transparan.

“Pengurus harus transparan terkait anggaran bulanan tersebut. Kalau bisa setiap akhir tahun, sisa saldo iuran para anggota paguyuban harus dibagikan, dan iuran bisa dimulai awal tahun kembali. Kalau pengurus takut ada kejadian laka, ya paling enggak disisahkan 10 sampai 20 persen dari uang kas yang ada,” kata Slamet Riyadi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (8/12/2020).

Slamet juga membenarkan kalau pihaknya meminta semua sopir untuk bergabung di PPJB agar setiap ada permasalahan dilapangkan tersebut mudah diselesaikan.

“Semua itu demi kebersamaan,” jelasnya.

Sementara ketua PPJB Yudiono saat dikonfirmasi pada tanggal (7/12/2020) di rumahnya mengatakan, untuk uang paguyuban itu ada di bendahara, dirinya sebagai ketua hanya mengetahui laporan laka maupun laporan bulanan yang diumumkan lewat grup WhatsApp.

“Ada sekitar 90 juta uang anggota, dan uang itu ada di bendahara,” ujar Yudiono.

Yudiono juga mengungkapkan, sebelumnya PPJB sebelum diketuai dirinya saldo selalu kosong, namun setelah dua tahun ini ia pegang saldo terisi.

“Kalau bagi saya pribadi uang 90 juta itu banyak, tapi kalau untuk Paguyuban itu sedikit,” ucap Yudiono.

Sebelumnya ada beberapa anggota PPJB mengeluhkan dengan kurang transparannya pengurus terkait pengelolaan uang tersebut. Bahkan ada beberapa anggota yang mengalami laka tidak mendapatkan bantuan.

“Kalau laporan bulanan selalu di share di grup, namun kalau terkait kecelakaan lalulintas banyak yang kurang transparan, banyak yang mengalami laka namun tidak sebanding yang dikeluarkan paguyuban,” kata para anggota. (Budi Beler)