Kodim 1705/Paniai dan Polres Nabire Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

oleh -

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Puluhan personil Kodim 1705/Paniai dan Polres Nabire menggelar simulasi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu), yang berlangsung di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire, Jalan Ahmad Yani, Nabire, Rabu (13/2/19).

Dandim 1705/Paniai Letkol Inf Jimmy Sitinjak saat ditemui mengatakan, kegiatan dimulai sejak jumat (8 Februari), dimana kegiatan tersebut diawali dengan upacara dan dilanjutkan dengan pembekalan kepada para anggota, khususnya Batalyon 753/AVT dan Kodim 1705/Paniai yang akan melaksanakan perbantuan kepada Polres Nabire dalam mengamankan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Legislatif.

“Simulasi ini sebagai bentuk pengamanan pemilihan presiden dan Legislatif 2019 serta persiapan para anggota dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di wilayah kita, dan sudah menjadi suatu semangat bersama antar TNI, POLRI, KPU dan Pemerintah,” ujarnya.

Dandim menjelaskan, keamananan tercipta bukan hanya aparat keamanan saja, akan tetapi hal ini dapat terwujud jika bersama-sama menyadari bahwa keamanan penting bagi daerah ini.

“Saya berharap ada suatu kesadaran yang dimiliki oleh setiap Calon Legislatif, lakukan dengan bijak sesuai dengan ketentuan dari KPU, siapapun yang terpilih itu adalah pilihan rakyat oleh karena itu dengan cara terhormatlah akan di rasakan oleh masyarakat dan layak di pilih oleh rakyat,” tuturnya.

Jimmy Sitinjak menambahkan, bahwa kemungkinan konflik akan terjadi, namun kami utamakan tindakan perventif sebelum terjadi. “Yang kami laksanakan ini apabila yang terjelek, kegiatan ini dilaksanakan agar TNI, POLRI, dan KPU siap dalan menghadapi setiap konflik yang akan terjadi nantinya,” ungkapnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat bahwa Pemilu akan dilaksanakan pada 17 April 2019. Dirinya mengajak masyarakat untuk memilih secara bijak serta mentaati ketentuan yang telah ditetapkan KPU.

“Siapapun yang terpilih Nabire harus aman dan saya berharap kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama agar bersama-sama bersinergi untuk menjaga Nabire tetap aman. harapan saya pemilu berjalan dengan aman dan tertib,” harap Jimmy.

Lanjut Jimmy, untuk pengaman TPS di wilayah pedalaman telah diatur Kapolres, namun akan ada juga anggota TNI yang mendampingi anggota Polres di lapangan.Di tempat terpisah Ketua KPU Nabire, Wihelmus Degei menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 1705/Paniai, Batalyon 753, dan Polres Nabire yang telah melaksanakan kegiatan dalam rangka persiapan pengamanan konflik pasca pemungutan suara,.

“Ini sangat penting bagaimana kita memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya KPU sebagai penyelenggara,” ujarnya.

Bahkan dirinya, memberi apresiasi kepada Kodim 1705/Paniai dan Polres Nabire yang mana jauh-jauh hari mereka sudah siap untuk mengamankan tahapan Pilpres dan Caleg 2019,

“Melalui kegiatan ini masyarakat tahu bahwa KPU tidak sendiri tetapi kami bersinergi bersama pihak keamanan untuk menjalankan pesta demokrasi ini dan itu sesuai dengan amanat Undang-Undang,” imbuhnya.

Wihelmus juga menyampaikan bahwa siapapun yang melawan hukum maka akan berhadapan dengan hukum sehingga penegak hukum akan bertindak tegas apabila ada yang melawan hukum.

“Silahkan menyampaikan aspirasi sejauh masih dalam prosedur dan aturan main, jangan datang dengan massa yang besar dan melakukan tindakan brutal jika itu terjadi maka akan di tindak tegas,” tutupnya. (Yeri Tarima/Ang)

No More Posts Available.

No more pages to load.