LSM GAGAK Tolak Perluasan Zonasi Kamal dan Tegal Alur

oleh -
Perluasan Zonasi
DPP LSM GAGAK, poto: ist/nasionalnews.id/jakarta.

NASIONAlNEWS.ID, JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Gagasan Aspirasi Generasi Anti Korupsi (LSM Gagak) menolak perluasan zonasi industri di wilayah Kelurahan Kamal dan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Sebelumnya, rencana perluasan zonasi itu mendapat penolakan oleh masyarakat, pasalnya idustri tersebut berdekatan dengan permukiman penduduk.

Ketua LSM Gagak, Rosa Adang Ibrahim mengatakan, bahwa perluasan zonasi industri itu melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang, karena lokasinya berdekatan dengan permukiman penduduk.

“Karena keberadaannya di tengah permukiman warga dan sangat menganggu. Warga bisa terdampak polusi udara, karena ada cerobong asap yang sudah pasti menjadi polusi. Begitu juga saat tidur sudah pasti terganggu dengan kebisingan akibat mesin dan dapat berdampak penyakit kulit jika limbahnya dibuang kesaluran air,” papar Adang, Kamis (8/8/2019).

Adang menambahkan, pemerintah harus dapat mengkaji ulang sebelum membuat kebijakan baru, serta diharapkan kebijakan tersebut dapat berpihak kepada masyarakat bukan untuk kepentingan segelintir orang.

“Seandainya perluasan zonasi industri ini dikabulkan siapakah yang akan diuntungkan, masyarakat atau pengusaha,” ujarnya.

Sementara, Ketua RT 01 Kelurahan Kamal, Wahyudi mengatakan, bahwa selama ini perusahan yang sudah lama berdiri pun hingga saat ini tidak ada realisasinya kepada masyarakat, dalam hal itu CSR Perusahan.

“Selama saya menjadi ketua RT di wilayah, masyarakat tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari beberapa perusahaan yang ada disini,” tandas Wahyudi. (den kiki/04)