LSM Polisikan Ketua Kadin Kota Tangerang

oleh -
Ketua Kadin Dilaporkan
Foto: LSM yang tergabung dalam Presedium Aliansi Aktivis Kota Tangerang saat membuat laporan di Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (8/12/2021)

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kota Tangerang yang tergabung dalam Presedium Aliansi Aktivis Tangerang melaporkan petinggi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang ke Polres Metro Tangerang Kota atas dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Laporan itu lantaran adanya ketersinggungan dari para lembaga NGO (Non Governmental Organization) atas sebuah percakapan yang beredar dari salah satu grup pesan singkat WhatsApp Gapensi Kota Tangerang yang diduga mengandung unsur penghinaan dan ujaran kebencian.

Akhwil SH dari Kantor Hukum Akhwil Ramli and Patners yang ditunjuk sebagai kuasa hukum Presidium Aliansi Aktivis Tangerang mengatakan, berdasarkan legal opinion (pendapat hukum-red) yang dibuat oleh tim kuasa hukum diduga ditemukan unsur pencemaran nama baik dan ujaran kebencian atas sebuah postingan yang beredar di publik yang dilakukan oleh terlapor berinisial AD.

“Atas dugaan tersebut, secara resmi AD dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota,” ujar Akhwil kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Ia menjelaskan, bahwa percakapan yang diunggah oleh petinggi Kadin Kota Tangerang yang telah menyebar luas ke publik itu dinilai tidak mencerminkan sebuah etika dalam semangat kebebasan dalam menyampaikan pendapat di muka umum melalui grup WhatsApp, yang dapat menimbulkan unsur kebencian dan permusuhan antar individu dan kelompok.

“Pihak terlapor diduga telah melanggar Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 Junto Pasal 45 ayat 1 dan ayat 2 Undang-undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik yang kemudian diubah Undang – undang No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang – undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” terangnya.

Akhwil menegaskan, agar pihak penyidik kepolisian dalam rangka penegakan hukum. Supaya melakukan upaya hukum yang kongkrit dalam hal pengusutan, penyelidikan dan penyidikan terhadap laporan yang telah disampaikan sesuai dengan mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Hari ini kami bersama kawan-kawan LSM datang ke Polres Metro Tangerang Kota untuk memenuhi undangan klarifikasi atas laporan yang telah kami sampaikan,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium Aliansi Aktivis Tangerang Hendri Zein menjelaskan, sesuai dengan tupoksi sebagai lembaga sosial kontrol yang dilindungi oleh Undang-undang berperan serta dalam hal pencegahan dan pengawasan dalam bidang  pembangunan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Dalam hal ini, laporan yang telah disampaikan untuk meminta klarifikasi terhadap terlapor atas unggahan di salah satu grup WhatsApp yang tersebar di publik oleh Ketua Kadin atas sebuah  percakapan ‘LSM aja modal gebrak meja, Masak orang Benteng Takut’.

“Atas dasar  itulah kami membuat laporan untuk meminta yang bersangkutan mengklarifikasi bahasa yang telah diunggah di grup WhatsApp Gapensi Kota Tangerang,” tandasnya. (Wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.