Menjaga Kebersihan, Membantu Mencegah Penyebaran Virus Corona

oleh -
Img 20200319 120858

Oleh : Dr. Fatchuri (Kasubag TU UPPKB Pulogadung)

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB) Pulogadung, Jakarta Timur memperketat lingkungan kerja guna mencegah penyebaran Virus Corona. Sejumlah prosedur pengamanan telah dijalankan sejak awal Maret 2020 dan terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya resiko penyebaran virus corona (Covid-19) berdasarkan perkembangan data kasus baik di luar negeri maupun di dalam negeri.

Langkah pengamanan yang ditempuh UPPKB Pulogadung juga tidak terlepas dari upaya menjaga kelangsungan pelayanan terhadap Masyarakat, baik saat ini dan di masa mendatang. Demi mencegah penyebaran virus corona di lingkungan kerja, UPPKB Pulogadung menerapkan aturan ketat pengamanan lingkungan kantor, baik kepada para pegawai maupun masyarakat pengunjung.

Sejumlah Standard Operation Procedure (SOP) untuk pengamanan lingkungan kantor telah kami buat dan harus dijalankan secara disiplin. Dasarnya sangat jelas, bahwa kami melaksanakan ini demi menjaga kenyamanan dan keamanan dilingkungan kerja UPPKB Pulogadung. Untuk itu, lingkungan kerja harus steril, demikian juga dengan para pegawai kami. Oleh sebab itu kami menerapkan pembatasan untuk melakukan pertemuan–pertemuan saat ini.

Bukan hal yang mudah bagi UPPKB Pulogadung sebagai unit pelayanan berbasis teknologi untuk melakukan pembatasan tersebut. Disisi lain kami memiliki banyak sekali rekanan dari berbagai element guna mendukung operasional.

Namun, menurut SOP harus dijalankan dengan disiplin dan berbagai solusi diterapkan guna mengatasi situasi dan kondisi yang ada saat ini. Salah satu alternatifnya dengan mengoptimalkan penggunaan fasilitas video conference atau video call dari HP kita.

Berikut cara menjaga kebersihan di tempat kerja yang kami terapkan :

Bersihkan tempat kerja.

Sebelum memulai kerja selalu bersihkan tempat kerja dengan menggunakan disinfektan atau pembersih. Bersihkan meja, mouse komputer, telepon kantor, dan benda atau permukaan lain. Berikan perhatian ekstra pada benda yang paling sering disentuh.
Cara mendisinfeksi yang benar adalah alat permukaan harus tetap basah dalam jangka waktu 3-5 menit untuk memastikan kuman sudah mati.

Cuci tangan secara berkala

Mencuci tangan adalah cara paling efektif untuk mencegah penyebaran virus corona. Rajinlah mencuci tangan sebelum dan setelah makan, setelah memegang gagang pintu, setelah memegang banyak tumpukan kertas, dan setelah dari toilet.

Pastikan mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun yang mengandung antiseptik dan air mengalir.

Hand sanitizer ketika sabun dan air tidak ada

Gunakan hand sanitizer sebagai alternatif hanya jika sabun tidak ada. Misalnya, saat di tengah rapat, dalam perjalanan atau, keadaan kerja yang tak bisa ditinggalkan.

Ganti rutinitas jabat tangan

Sebaiknya ganti rutinitas jabat tangan dengan kolega di tempat kerja. Virus corona bisa berpindah dengan berjabat tangan. Jangan ragu menolak jabat tangan karena dianggap tidak sopan. Ada banyak cara untuk menyapa dan menyampaikan hormat seperti menyatukan kedua telapak tangan sendiri dan membungkuk.

Membersihkan telepon genggam

Jangan lupa untuk membersihkan telepon genggam. Telepon genggam merupakan benda yang paling sering disentuh bahkan saat di tempat kerja.

Mengelap telepon pintar dengan tisu basah atau sabun dapat menghilangkan bakteri dan virus. Gosoklah bagian telepon genggam untuk membunuh kuman.

Seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi penyebaran virus corona di Indonesia, maka kami menerapkan untuk setiap pegawai yang hendak masuk ke dalam kantor juga harus melalui pemeriksaan suhu tubuh. Jika suhu tubuh melebihi 38 derajat Celsius, maka tidak diperbolehkan masuk dan harus melapor ke manajemen.

Kami berupaya terus meningkatkan kesadaran bagi semua pegawai dan masyarakat pengunjung yang akan melakukan uji kir di semua level mengenai ancaman Virus Corona ini, baik bagi diri mereka dan sekitarnya.

Intinya, kami memastikan semua pegawai dan masyarakat pengunjung paham, jika tetap sehat, maka UPPKB Pulogadung juga akan tetap beroperasi normal, layanan ke pelanggan normal, bahkan kinerja bisa ditingkatkan.

UPPKB Pulogadung juga telah melakukan simulasi pengamanan jika ada pegawai atau masyarakat pengunjung dinyatakan positif terpapar virus corona. Simulasi ini guna menyiapkan semua tim terkait jika sewaktu-waktu harus menghadapi situasi dan kondisi terburuk yang menerpa pelayanan. Dari simulasi ini bisa dilakukan identifikasi persoalan apa saja yang kemungkinan akan muncul dan bagaimana cara terbaik mengatasinya sesuai dengan fungsi masing-masing tim yang terkait.

Melalui saranan komunikasi internal UPPKB Pulogadung juga terus mengingatkan agar para pegawai untuk mewaspadai penyebaran Virus Corona. Pesan-pesan berisi instruksi mengenai hal-hal yang lebih ringan seperti mencuci tangan pakai sabun setiap kali memasuki lingkungan kantor, mengenai informasi terkait apa itu Virus Corona dan cara penyebarannya, hingga larangan–larangan yang sudah di tentukan. (Srj/BB)