Merusak TKP, IPW: Ferdy Sambo Bisa Dipecat

oleh -
img 20220510 094048
Foto: Ketua Indonesia Police Wacth Sugeng Teguh Santoso

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Penempatan Ferdi sambo di mako Brimob adalah untuk melancarkan proses pemeriksaan Irsus maupun Timsus. Pemeriksaan saat ini diketahui adalah terkait dgn pelanggaran kode etik berat yaitu merusak TKP dan menghilangkan barang bukti, pistol, proyektil, dan lain lain. Untuk pelanggaran kode etik FS dapat dipecat. Hal tersebut disampaikan ketua Indonesia Police Wacth (IPW) Sugeng Teguh Santoso saat memberikan siaran persnya, Minggu (7/8/2022).

Menurutnya, dalam pelanggaran kode etik tersebut juga termasuk perbuatan pidana, yaitu melanggar pasal 221 kuph jo pasal 233 kuhp dan ancaman 4 tahun.

“Bahwa bila terdapat juga perbuatan menyuruh mengambil CCTV yang bukan miliknya maka dapat juga dikenakan pasal 362 kuhp jo. Pasal 56. Ancamannya 5 tahun. Sehingga bisa ditahan untuk kepentingan menunggu pemeriksaan perkara pokok matinya Brigpol Y yang diusut dengan pasal pasal 338 kuhp jo 55 dan 56 kuhp,” singkatnya.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.