Palsukan Surat Tes Swab, 2 Warga Tangerang Diamankan Polisi

oleh -
Surat Swab Palsu

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Jajaran Kepolisian dari Polsek Tangerang Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua warga lantaran kedapatan memalsukan surat keterangan hasil test swab antigen demi bisa mudik ke kampung halaman.

Hal tersebut terungkap saat kedua tersangka yakni SN dan SG, pulang mudik dari Pekalongan Jawa Tengah ke Tangerang dan diminta menunjukkan bukti bebas covid yakni surat tes antigen pasca mudik Idul Fitri 2021.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Deonijiu De Fatima mengatakan, pengungkapan tersebut berdasarkan kecurigaan jajaran dari Polsek Tangerang atas hasil tes yang ditunjukkan tersangka kepada petugas Kelurahan.

“Dari kecurigaan saat tersangka SN menjelaskan bahwa sudah melaksanakan rapid test antigen dengan hasil negatif dari salah satu klinik di Jakarta Selatan, anggota langsung melakukan kroscek dengan menelpon pihak klinik dan menyatakan tidak pernah mengeluarkat surat yang ditunjukkan tersebut,” ujar Kapolres kepada awak media, Jumat (21/5).

e1495b83 bb1c 43a8 b31a e845c35f7997

Dari keterangan tersebut, keduanya mengaku bahwa surat yang ditunjukkan hasil editan Foto yang diambil dari Google demi bisa melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

“Dengan alasan takut melakukan Swab, SN langsung berinisiatif menyuruh anaknya untuk mengedit dengan alat yang dimiliki, yakni laptop dan printer,” jelasnya.

Diketahui keduanya merupakan ibu dan anak, dan melakukan hal tersebut hanya untuk kepentingan pribadi. “untuk melakukan perjalan mudik dan tidak menjualbelikan kepada orang lain,”tambahnya.

Dari tindakan yang dilakukan oleh tersangka lanjut Kapolres, keduanya langsung dibawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan oleh penyidik.

“Saat ini ke duanya kita amankan dan dijerat dengan Pasal 268 KUHP tentang pemalsuan surat keterangan dokter dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut Deonijio menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal yang sama jika tidak ingin terlibat kasus hukum.

“Jangan karena takut di swab malah memilih lankah yang melawan hukum. Apalagi dibebapa titik si Kota Tangerang sudah kita siapkan posko tes swab antigen nkepada warga masyarakat yang pulang dari kampung halaman tanpa diminta bayaran (gratis),” pungkasnya. (Iwan)

No More Posts Available.

No more pages to load.