Pelaku Jambret HP Anak di Ciledug Dihadiahi Timah Panas

oleh -
Jambret HP di Ciledug
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat konferensi pers di lobby Mapolres(foto. Iwan Halawa)

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Pelaku jambret handphone (hp) anak di Ciledug dihadiahi timah panas polisi. Peristiwa jambret, sebelumnya sempat viral di media sosial (medsos) melalui rekaman video pengawas CCTV, pada Senin (6/6/2022) lalu.

Tiga dari empat pelaku dihadiahi timah panas oleh petugas kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota lantaran berusaha melawan dan kabur saat ditangkap, yakni inisial IM (21), JN (25) dan FS (27), sedangkan satu orang lainnya A (20).

“Keempat pelaku ini adalah kelompok yang berbeda. Untuk A dan IM ditangkap di wilayah Ciputat Kota Tangerang Selatan. Sedangkan JN dan FS ditangkap di Kalideres Jakarta Barat,” Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat konferensi pers di lobby Mapolres, Sabtu (11/6/2022) siang.

Zain mengungkap, terdapat dua peristiwa penjambretan di wilayah hukum Polsek Ciledug Polres Metro Tangerang Kota.

“Pertama terjadi di jalan H. Sapri Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug dengan korban anak-anak berinisial DRM (9) yang mengalami luka-luka karena berusaha memegang baju pelaku yang naik motor hingga terseret hingga 15 meter,” ungkap Zain.

Selanjutnya, peristiwa ke dua terjadi di Jalan Pandu Raya, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug dengan RAR (9). Korban yang berusaha mempertahankan hp miliknya dari aksi jahat para pelaku terseret hingga beberapa meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Dia pun terseret karena berusaha mengejar dan memegang besi belakang motor milik pelaku,” jelasnya.

Bergerak cepat atas laporan peristiwa tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan hingga mendapatkan rekaman CCTV dan memeriksa saksi-saksi.

“Setelah dilakukan penyelidikan, anggota mengetahui ciri-ciri pelaku yang tinggal di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan dan Kalideres, Jakarta Barat,” kata Zain.

Zain menambahkan, saat dilakukan upaya penangkapan dan pencarian barang bukti, tiga orang pelaku dengan inisial IM, JN dan FS berusaha kabur dan melawan petugas sehingga mereka kami lumpuhkan dengan melakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki.

“Tersangka dijerat pasal 365 KUHP dan pasal 368 KUHP dan atau pasal 80 UU RI Nomor 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya.

Tak lupa, Zain pun mengimbau kepada para orang tua agar tidak membiarkan dan membebaskan anak-anak bermain hp di tempat umum apalagi anak masih sangat kecil.

“Orang tua kami harap dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini. Pengawasan orang tua terhadap anak dalam menggunakan hp di tempat umum dapat diperketat,” pungkasnya.

(Iwan)

No More Posts Available.

No more pages to load.