Pencairan PKH 45 KPM Desa Pringgoboyo dari Agen Bukan dari BNI 46 Cabang Lamongan

oleh -
img 20220323 wa0046

NASIONALNEWS.ID, LAMONGAN – Pencairan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) dari agen bukan langsung BNI 46 Cabang Lamongan. Sebanyak 45 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Pringgoboyo Diduga diarahkan Pendamping PKH ke agen BNI 46 dengan membuat kesepakatan menanggung biaya transaksi sebesar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu rupiah.

Agen BNI , Mega Ayu mengatakan, pungutan sebesar Rp5 ribu ke 45 KPM sebagai biaya transaksi pengambilan uang di agen dan bukan untuk pendamping PKH.

“Mohon maaf saya meluruskan, dananya tidak masuk di pedamping PKH. Biaya 5000 itu masuk agen, yang menyediakan uang cashnya atas kesepakatan bersama dengan KPM dan agen. Petugas PKH tidak mengambil untung sama sekali,” jelas Mega kepada NasionalNews.id melaluia pesan aplikasi Whatsapp, Jumat (18/3/2022).

 

Menurutnya, pemilik agen seperti agen BRILINK yang melayani tarik tunai dengan modal pribadi, yang mengambil keuntungan dari jasa transaksinya, begitu juga agen BNI 46.

“Kalau njenengan (kamu-red) ingin lebih jelasnya tentang agen BNI silahkan hubungi pihak BNI. Kalau transaksi langsung di bank atau ATM BNI memang tidak ada biaya, namun kalau transaksinya melalui agen, ya pasti ada pak,” jelasnya.

Mega mengungkapkan, bahwa apabila tak ada biaya transaksi tidak akan mencairkan, karena dirinya mengeluarkan modal uang untuk pencairan dana PKH.

“Saya modal uang untuk pencairan PKH. Jika saya tidak ada biaya transaksi, maka saay tidak bisa mencairkan, jika KPM tidak transaksi di saya juga tidak apa-apa,” tuturnya.

Mega membantah, proses pencairan tidak ada yang mengarahkan, karena sudah ada kesepakatan antara pihak KPM dan pihak agen BNI 46.

“Tidak ada yang mengarahkan, masyarakat sekarang kan sudah tau bahwa untuk layanan perbankan bisa ke agen, karena di bank atau di ATM terlalu jauh atau antri. Bank sendiri pun mendorong masyarakat untuk transaksi lewat agen,” tandasnya.

(Solichan)

No More Posts Available.

No more pages to load.