Plh Direktur RSUD Nabire Sebut APD Cukup Tiga Hari

oleh -
Images

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai RSUD rujukan Covid-19 di Wilayah Meepago. Plh Direktur RSUD, Steven Mareku mengatakan, bahwa Alat Pelindung Diri (APD) tersedia hanya 90 paket dan cukup untuk tiga hari.

Steven Mareku, mengakui APD yang tersedia akan habis dalam jangka waktu tiga hari saja, sebab petugas yang ia siapkan sebanyak 25 orang yang terdiri dari dokter, perawat, dan penunjang petugas kesehatan.

“APD (yang seperti baju astronot) hanya 90 paket dan itu hanya bertahan sampai tiga hari terhitung sejak pasien mulai masuk di RSUD Nabire,” kata Steven Mareku usai mengikuti Konferensi Pers di Kantor Bupati, Jumat (17/4/2020).

Menurut dia, dalam sehari saja pihaknya mengganti petugas sebanyak tiga kali, sehingga dalam sehari APD yang dipakai 15 paket. “Satu hari kami bagi tiga kelompok. Pagi lima orang, siang lima orang, dan malam lima orang. Berarti satu hari membutuhkan 15 paket, dikali enam hari. Sedangkan stok hanya ada 90 paket,” tuturnya.

“Kami manusia biasa, ibarat kami maju perang APD merupakan senjata kami kalau sampai dengan 3 hari habis, saya sendiri pun tidak bisa menahan nyawa orang atau nasib para pasien dan petugas kami. Namun saat ini kami sudah siap menerima ketiga pasien PDP yang positif Covid 19,” sambungnya.

Dikatakan Steven Mareku, bahwa RSUD Nabire hanya menangani pasien PDP yang berat atau positif Covid 19. “Kalau PDP dengan riwayat ringan atau sedang bisa dirawat di rumah atau pemerintah menyiapkan tempat isolasi khusus selama 14 hari,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga pasien positif Covid 19 akan dikarantina di rumah masing-masing dengan pengawasan Tim Gugus Tugas Covid 29 Nabire dan pihak keamanan setempat.

“Selama masa karantina keluarga akan dibantu oleh Pemerintah berupa sembako sehingga mereka tidak kemana-mana selama 14 hari kedepan,” pungkas Steven Mareku.

(YERI TARIMA)