Pompa Rusak dan Dianggap Kurang Tanggap Atasi Banjir, Kasudin SDA Beri Keterangan

oleh -
img20220405201602
Satu unit pompa mobile yang sudah disiapkan Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Barat di rumah pompa RW 07 Kelurahan Semanan untuk mengantisipasi banjir di Semanan. Foto: Budi Beler.

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Pompa yang berkapasitas 1000 liter per detik rusak, dan dianggap kurang tanggap dalam mengantisipasi banjir, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Barat memberikan keterangan.

“Kurang tanggap gimana, pompa rusak langsung kita angkat, kita perbaiki dan saat ini sedang proses perbaikan harus rewinding ulang karena terbakar,” jawab Kasudin SDA Purwanti melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (6/4/2022).

Menurut Purwanti kerusakan pompa air yang berkapasitas 1000 liter per detik tersebut akibat terlalu panas.

“Pompa rusak karena kepanasan, terlalu banyaknya sampah. Namun saat pompa dalam perbaikan,” ujarnya.

Terkait kerusakan pompa air yang berkapasitas 1000 liter per detik tersebut, menurutnya, belum ada satu bulan, kerusakannya baru tiga Minggu.

“Untuk kerusakan 3 Minggu yang lalu tepat tanggal 15 Maret, untuk rewinding bisa 1 bulanan, karena pompa harus digulung ulang di Work Shop. Rencana Minggu ini akan dipasang dan untuk antisipasi sudah kita siapkan pompa mobile,” tuturnya.

Sebelumnya, warga RW 07 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat beranggapan, kalau Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Barat dianggap kurang tanggap dalam mengantisipasi banjir, dengan kerusakan pompa air yang berkapasitas 1000 liter per detik di
Rumah Pompa RW 07 Semanan.

Dan sebelumnya (kemarin) Kota Administrasi Jakarta Barat diguyur hujan dari pukul 14.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Dengan intensitas hujan yang sangat tinggi, untuk wilayah Kelurahan Semanan banyak yang terendam banjir. Adapun banjir terjadi di wilayah RW 06, RW 02 juga di RT 07/ RW 07 dengan ketinggian satu meter.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.