Ratusan Warga Binaan Lapas Klas IIA Pamekasan Terima SK Remisi Hari Raya Idul Fitri

oleh -
img 20210513 wa0231

NASIONALNEWS.ID, PAMEKASAN – Perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H, ditengah pandemi Covid-19 tidak mengurangi semarak dan khidmatnya perayaan Idul Fitri di Lapas Klas IIA Pamekasan. Bahkan agenda kegiatan penyerahan SK Remisi kepada 712 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama islam tetap bisa dilaksanakan, Kamis (13/05/2021).

Kegiatan penyerahan SK Remisi secara simbolis dibuka langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pamekasan, M. Hanafi yang disaksikan segenap jajaran pegawai Lapas setempat usai shalat Ied di lingkungan hunian.

Dalam kesempatan tersebut, M. Hanafi membacakan isi sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, bahwa pemberian remisi khusus hari raya Idul Fitri diharapkan dapat memotivasi saudara untuk mencapai penyadaran diri yang tercemin dari sikap dan perilaku sehari-hari dan meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana hilang kemerdekaan yang sedang saudara jalani.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis SK Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri pada perwakilan warga binaan pemasyarakatan Lapas setempat.

“Seluruh kegiatan sesuai dengan SOP dan Prokes Pencegahan Covid-19 dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin berjuang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hanafi menyampaikan kepada awak media, kali ini jumlah WBP yang mendapat remisi dengan total 712 orang dan jumlah remisi itu diterima sesuai dengan surat keputusan dari pusat.

“Ada yang 15 hari dengan jumlah 116, 1 bulan dengan jumlah 514. Sedangkan 1 bulan 15 hari ada sebanyak 71 orang dan 2 bulan sebanyak 11 orang WBP. Dengan total keseluruhan nya 712 orang,” ujarnya.

Di kesempatan yang bahagia ini, pihaknya juga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1442 H kepada seluruh umat islam dimanapun berada. Meskipun saat ini belum terlepas dari pandemi Covid-19.

“Keberadaan WBP di Lapas jangan dinilai sebagai suatu derita, melainkan harus disikapi sebagai suatu sarana introspeksi diri dan belajar. Itu untuk memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan untuk menjadi insan Tuhan yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Reporter: Kholisin

No More Posts Available.

No more pages to load.