Satpol PP Diduga Abai, Polisi Razia Target Biliard Karawaci

oleh -
Operasi Disiplin Protokol kesehatan
Polisi Saat merazia Target Biliard City Mall Kelurahan Nambo Jaya Kecamatan Karawaci, Sabtu (29/8/3020) malam.

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang diduga melakukan pembiaran atas kerumunan masyarakat di Target Billiard City Mall Karawaci dimasa PSBB lanjutan.

Hal tersebut terungkap saat jajaran Polsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota melakukan razia disiplin protokol kesehatan  Sabtu (29/8/2020) malam.

Kapolsek Karawaci, Kompol Yulies Andri Pratiwi mengatakan, dalam operasi itu pihaknya menemukan beberapa bungkus minuman beralkohol jenis ciu dan beberapa kaleng bir.

“Kita menemukan minuman beralkohol dan benyak sekali pengunjung yang tidak tertib dan melampaui waktu PSBB,” ujar Kompol Yulies.

Selain itu, pihaknya juga menyebut managemen mengabaikan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan sebagainya.

“Kami tidak menemukan tempat cuci tangan, tidak ada pengaturan jarak dan managemennya juga kurang open akan standar tempat hiburan, karena disitukan selain billiard ada juga tempat karaoke, jadi haruslah menjaga keamanan dan kenyamanan,” ungkapnya.

Razia Disiplin Protokol Kesehatan

Ia menambahkan, dalam operasi tersebut hanya memberikan himbauan kepada pengunjung dan managemen untuk menerapkan protokol kesehatan, lantaran untuk penindakannya dilakukan oleh Satpol PP Kota Tangerang selaku penegak Perda.

Sementara saat disinggung soal banyaknya wanita di lokasi tersebut, kata dia puluhan wanita itu hanya sekedar berpacaran dan menemani karaoke.

“Tadi memang banyak perempuan yang berkeliaran, tapi mereka beralasan hanya berpacaran dan menemani karaoke,” tegasnya.

Ia juga meminta pihak managemen mengurus izin secara prosedural, lantaran saat salahsatu pegawai billiar tersebut dipertanyakan soal izinnya mengaku tidak ada.

“Kami hanya membantu pendisiplinan saja, untuk pengelola agar mengurus izinnya secara prosedural kemudian dilakukan pengecekan oleh instansi terkait layak atau tidaknya tempat tersebut menjadi tempat olahraga sekaligus tempat hiburan, karena kan disitu ada karaokenya juga,” tandasnya. (frwt/wan/yuy)