SPB Sudah 4 Bulan, Satpol PP Pulau Seribu Diduga PetiEskan Rekomtek Bangunan

oleh -
img 20220821 wa0005
Bangunan permanen di atas air di Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu. Foto: Budi Beler

NASIONALNEWS.ID, PULAU SERIBU -Bangunan di atas air sekitar 3 Km dari dermaga Pulau Harapan sesuai dengan surat Surat Perintah Bongkar (SPB) pemilik tertera atas nama “Y” dan “N” sebagai pengurus. Namun Satpol PP Pulau Seribu diduga PetiEskan Rekomtek Bangunan selama 4 Bulan.

Berdasarkan hasil yang dihimpun di lapangan, terdapat Surat Peringatan (SP) Nomor 02/-1758.13 tanggal 6-4-2022 dan Surat Segel Nomor 04/-1758.13 tanggal 12-4-2052 serta Surat Perintah Bongkar (SPB) nomor 06/-1.758.13 tanggal 19-4-2022.

Apa bila tidak dibongkar sendiri dalam jangka waktu paling lambat 14 hari kalender, maka Pemda DKI dapat melaksanakan tindakan bongkar paksa terhadap bangunan saudara dengan segala resiko ditanggung saudara.

Namun sangat disayangkan penerapan serta pasal 15 l, 129, 231, 247 ayat 1, Perda No.1/2012, Perda No.7/201 yang sudah berjala sekitar 4 bulan lama diduga di “petiEskan” oleh penegak hukum, Satpol PP Kabuptaten Kepulauan Seribu.

Padahal dalam berkas Surat Peringatan (SP), Surat Segel dan Surat Perintah Bongkar (SPB) di tanda tangani pejabat inisial, TS, MS, BH, serta pemilik serta pengurus, Y dan N.

Saat dikonfirmasi mengenai Rekomtek yang sudah berjalan sekitar 4 bulan, namun belum ada tindakan kongkritnya, kepala seksi gedung pemerintah daerah inisial “TL” masih belum memberikan jawaban. (20/8/22).

Hingga Sabtu 20/8/22 di bangunan tersebut masih ada aktivitas para pekerja seolah-olah mengabaikan teguran hingga SPB dari penegak hukum atau memang pemilik bangunan tersebut “bermain mata”.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.