Sudinhub Jakbar Cek Kelayakan Kendaraan Dinas Operasional

oleh -
Img 20200123 Wa0059

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat memeriksa kembali kelayakan seluruh kendaraan dinas yang digunakan untuk operasional, Kamis (23/1/2020).

Kasudinhub Jakbar, Erwansyah memberikan penjadwalan pemeriksaan seluruh kendaraan roda dua pada hari ini dari tiap Satpelhub kecamatan seJakarta Barat, Sudinhub JakBar diperiksa tak terkecuali.

“Titik kumpul pemeriksaan kendaraan roda dua atau motor dinas di depan halaman kantor Sudinhub Jakbar,” ujarnya.

Erwansyah menegaskan, pengecekan dilakukan dengan memeriksa kelengkapan fisik kendaraan, mesin hingga fungsi rotator, strobo, sirine dan yang lainnya dari kendaraan tersebut.

“Adapun kendaraan yang dimiliki di setiap Satpelhub dan Sudinhub Jak-Bar total sebanyak 85 unit kendaraan roda dua,” ungkapnya.

Erwansyah memaparkan, dilihat dari jenisnya terdiri dari roda dua kecil yakni, honda vario 11 unit, trail Viar 13 unit, trail KLX 24 unit.

“Dan roda dua besar kawasaki Versys 29 unit, Kawasaki Ninja 5 Unit, motor gede Yamaha 3 unit,” pungkasnya.

Di lokasi pemeriksaan, Kasiops Sudinhub Jakbar, Wildan Anwar menerangkan, dalam menghadapi musim penghujan bahkan menjelang hari Imlek, perlu adanya perhatian khusus untuk kendaraan dinas ini, karena membutuhkan perawatan yang cukup extra.

“Pemeriksaan kendaraan dinas bertujuan untuk mengukur kesiapan di bidang operasional,” jelas Wildan kepada Nasional News.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara, rata-rata kendaraan siap digunakan untuk melaksanakan tugas di lapangan. Namun yang perlu diperbaiki adalah dalam segi penampilan kendaraan dimana terdapat cat yang sudah kusam.

“Selama ini negara sudah memberikan dana untuk pemeliharaan dan perawatan. Kita tidak mau terjadi penyimpangan dalam pemeliharaan dan perawatan, maka kita lakukan cek kendaraan seperti ini,” tambahnya.

Wildan berharap para anggota dapat merawat kendaraan. Dengan dana pemeliharaan dan perawatan yang ada, ia menekankan bahwa seharusnya kendaraan dapat terlihat baru sepanjang tahun.

“Selain kelengkapan, pemeriksaan ini untuk melihat sejauh mana kesiapan kita dalam antisipisasi kegiatan atau permasalahan yang ada di masyarakat,” tandasnya. (BB)