Tempat Pembuangan Sampah Sementara Di Kabupaten Banyumas Disegel Warga

oleh -
demo sampah

NasionalNews.id-Banyumas, Sekelompok warga dari tiga desa ( Desa Sokawera, Kalikidang,dan Pegalongan) memprotes hingga menyegel keberadaan TPS ( Tempat Pembuangan Sampah Sementara ) yang berada di Desa Sokawera kecamatan Patikraja kabupaten Banyumas, jum’at 8 Juli 2022.

“Semula sampah-sampah yang diangkut oleh kendaraan Dumptruck milik Pemda Banyumas di timbun dengan tanah,tapi kini di biarkan menggunung,” ungkap ketua kelompok tani Subur.

Upaya mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Banyumas oleh kelompok tani di desa Sokawera bersama pihak Pemerintah Desa setempat sudah di lakukan hingga dua kali namun aktivitas penumpukan sampah pun terus berjalan oleh Pemda Kabupaten Banyumas.

“Ya ini merupakan puncaknya kekesalan kami terhadap Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Banyumas selaku pihak yang bertanggung jawab masalah lingkungan, sehingga kami warga Desa Sokawera khusunya para petani di sekitar merasa dirugikan dengan adanya pembiaran sampah-sampah ini,” tambahnya

Handoko selaku kepala Desa Sokawera kecamatan Patikraja menjelaskan kepada warga yang berdemo, kami telah mendatangi Dinas Lingkungan Hidup dengan membawa sampel air tercemari yang berwarna gelap dengan radius 400 m dari timbunan sampah hingga satu kilometer.

“Kami selaku Pemerintah Desa menyampaikan tuntutan warga supaya area ini di kembalikan seperti semula atau istilahnya di normalisasi, tidak sampai di situ jalan pun kami minta di kembalikan yang tadinya makadam atau bahkan di aspal,” ucap Handoko

Sementara warga desa Kalikidang yang berjarak kurang lebi 1 km dari lokasi sampah tersebut juga mengeluarkan bau busuk yang menyengat setiap hari karena sampah tidak di timbun.

“kami warga RT 006 RW 006 juga telah sepakat dan membuat Surat Pernyataan keberatan dengan adanya pembuangan sampah di area ini dan kami menuntut untuk di tutup dan sampah yang ada supaya di timbun agar tidak timbul bau busuk, jalan di lingkungan kami segera di perbaiki karena sudah parah kerusakanya,” kata kotim

Di hadapan warga yang berdemo Bhabinkamtibmas desa Sokawera Aipda Heru Siswanto menjelaskan, kepala Desa Sokawera beserta Babinsa Sertu Prihanto, pihak DLH kabupaten Banyumas sudah di hubungi via telpon oleh kepala Desa sebelum ada demo.

“Tadi pak Kades dan Pak Kadus juga ada sedikit ngobrol lewat sambungan telpon dengan Dinas terkait dan saya tanyakan,katanya perhari ini memang di tutup, dan saya juga menegaskan per hari ini apa seterusnya, dan tegaskan kembali oleh pihak DLH bahwasanya Bupati telah memerintah untuk menutup perhari ini dan seterusnya,” ungkap Aipda Heru Siswanto (Imam Suratno)

No More Posts Available.

No more pages to load.