Tidak ada Bantuan, Korban Banjir Tegal Alur Anggap Pemkot Jakbar Kurang Tanggap

oleh -
img 20220119 wa0080

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA -Belum ada bantuan, warga Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres menganggap pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat kurang tanggap dalam memperhatikan nasib pengungsi korban banjir. Hal itu diungkapkan warga Tegal Alur korban banjir.

 

Warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, rumahnya saat ini terendam banjir dengan ketinggian satu meter.

 

“Ketinggian air di rumah saya dengan ketinggian satu meter,” katanya kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).

 

Menurutnya, untuk bantuan dari pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat belum ia dapatkan.

 

“Kami belum mendapatkan bantuan, saat ini kami masih mengungsi di rumah saudara yang banjirnya tidak terlalu parah,” ujarnya.

img 20220119 wa0079 Lokasi banjir di wilayah Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat. Foto: Budi Beler, Rabu (19/1/2022)

 

Namun saat awak media mengecek lokasi pengungsian di Rumah Susun (Rusun) Tegal Alur, banyak warga yang mengungsi di lokasi tersebut.

 

“Untuk pengungsi di Rusun ada 52 KK, dengan jumlah 205 jiwa,” kata Ibu Bakri saat dikonfirmasi wartawan.

 

Ibu Bakrie juga menjelaskan, untuk bantuan di lokasi pengungsian Rusun, dua hari ini diberikan nasi bungkus. Namun menurutnya masih banyak yang dibutuhkan.

 

“Pengungsi membutuhkan kebutuhan pangan, obat-obatan juga untuk balita dan manula yang dibutuhkan saat ini adalah pempes juga selimut,” jelasnya.

 

Namun pengakuan warga pengungsi untuk bantuan nasi, dirinya hanya mendapatkan makan  nasi bungkus sehari satu kali.

 

“Sehari hanya satu kali pak,” katanya.

 

Sementara Lurah Tegal Alur Suratman saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, pihaknya menepis.

 

“Malam ini kita sedang bawakan matras, selimut dan makanan dua kali, dan untuk di Rusun kita sangat perhatikan,” ujar Suratman saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/1/2022) malam.

 

Ia juga menyampaikan, untuk hari pertama pihaknya membagikan mie instan melalui ketua RT nya.

 

“Untuk hari pertama malah kita sudah bagikan Mie instan dan kita serahkan ke RT nya untuk dibagikan,” tambahnya.

 

“Untuk dari Dinas Sosial sendiri malam ini ada 2500 nasi bungkus sedangkan dari kelurahan ada 800 nasi bungkus yang akan kita tebar,” tegasnya. 

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.