Tujuh Warga Binaan Panti Sosial BKWHM Kedoya Dijemput Dari Wisma Atlet

oleh -
Img 20201019 Wa0145

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – 7 warga binaan Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia Kedoya yang menjalani karantina selama 12 hari di wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat dinyatakan sehat akhirnya dijemput kembali.

Sebelumnya 7 warga binaan tersebut, adalah yang terjaring razia Yustisi disaat masih diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Mereka terjaring di salah satu Panti Pijat di Kedoya, Jakarta Barat pada (27/9/2020).

Saat mereka diserahkan Tiga Pilar Kecamatan Kebon Jeruk ke Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia 1 orang terpapar virus Corona dan terinfeksi HIV dan 8 dinyatakan terpapar virus Covid-19.

Karena terpapar virus Corona, 8 orang tersebut di bawa ke wisma atlet untuk menjalani karantina. Namun dalam perjalanan tepatnya di wilayah Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Ibu EW yang juga sebagai pemilik Cafe Wijaya melarikan diri disaat mobil terjebak macet.

Danramil Kebon Jeruk Kapten Cpl Edy Moerdoko mengatakan, dalam penjemputan tersebut, dilibatkan Tiga Pilar Kecamatan Kebon Jeruk, karena tidak mau kecolongan lagi.

“Untuk itu atas permintaan dari Kepala Panti kepada Kapolsek dan Danramil untuk mengawal ketat proses penjemputan dari Wisma Atlit, 3 ASN panti sosial yang menjemput dengan Pengamanan dari Polsek Kanit Patko Polsek Kebon Jeruk Iptu Abu bakar Sidik dan Babinsa 05 Kebon Jeruk Serda Sulistiyono serta bapak Imam dari Satpol PP Kecamatan,” kata Danramil, Senin (19/10/2020).

Danramil juga menjelaskan, untuk ke 7 warga tersebut akan diserahkan kembali ke panti, agar mendapatkan pembinaan.

“Kita sudah serahkan ke panti 7 orang tersebut, setelah menjalani Isolasi di wisma atlet Kemayoran Jakarta Pusat, selanjutnya biar panti yang membinanya,” tegasnya. (Budi Beler)