Wanareja Gelar Rakor Lintas Sektoral Guna Cegah Covid-19

oleh -
Img 20200316 135131

NASIONALNEWS.ID.CILACAP- Dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Bupati Cilacap terkait pencegahan merebaknya Virus Corona (Covid-19) dimasyarakat, Camat Wanareja Drs. Muhamad Najib. M.Si menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang dilaksanakan di pendopo Kantor Kecamatan Wanareja, Senin (16/03/2020).

Img 20200316 140723

Hadir dalam Rakor tersebut, Kepala Puskesmas Wanareja I dr. Teguh Wibowo, Kepala Puskesmas Wanareja II dr. Aan, Kepala SMK.N 1 Wanareja Ny. Navy Hardianti Mintarsih. S.Pd, M.Pd , para Kepala sekolah SMP, dan Korwilbidik Wanareja Taqrib, S.Pd, M.Pd. Sementara dari Polsek Wanareja dihadiri langsung oleh Kapolsek AKP Sutejo. HS, dan perwakilan dari Koramil 16 Wanareja.

Kepala desa se- Kecamatan Wanareja juga turut mengikuti, ditambah dari tokoh Agama yakni Ustadz Subardi (Dul kepyur).

Dalam kesempatan tersebut, Camat mengucapkan terimakasih kepada para peserta Rakor, “rakor kali ini wajib dihadiri oleh semua kepala desa, dan dinas Instansi, mengingat hal ini sangatlah penting untuk membahas masalah Covid-19,” tegas Camat.

Dalam menghadapi Covid-19 kita harus bekerjasama dengan semua lini, agar di Kecamatan Wanareja Virus tersebut bisa dicegah agar tidak mewabah di Wanareja, tegas Camat.

“Saya menghimbau kepada seluruh kepala desa agar bisa mensosialisasikan hasil rakor ini kepada masyarakat, berikan pengertian kepada mereka agar tidak panik namun harus tetap waspada,” beber Camat.

Img 20200316 143940

Lebih lanjut Camat memerintahkan, agar untuk sementara waktu kegiatan belajar mengajar dilakukan dirumah masing-masing selama 14 hari kedepan dimulai dari tanggal 16/03/2020. Begitu juga dengan semua kegiatan masyarakat yang bisa mengakibatkan kerumunan dihimbau bisa ditunda atau dibatalkan, tegasnya.

Dalam rakor tersebut, Kepala Puskesmas Wanareja I dr. Teguh Wibowo memberikan paparan mengenai Covid-19 yang sekarang ini sedang menjadi sorotan dunia internasional.

“Kita harus bisa mencegah wabah Corona di Cilacap, pahamilah tanda-tanda terinveski corona, diantaranya panas badadan meningkat, batuk, pilek dan sesak nafas,” jelas Teguh.

Apabila ditemukan kondisi tersebut segeralah menggunakan masker dan secepatnya periksakan ke Puskesmas, sehingga bisa diketahui lebih dini apakah kondisi tersebut flu biasa ataukah terinveksi corona, terang Teguh.

Img 20200316 132933

Dijelaskan dr. Teguh bahwa status dalam kasus Corona ini pasien ada dua status yakni Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), semuanya harus betul-betul dicermati, jelas Teguh.

Teguh juga dalam kesempatan tersebu memberikan tata cara mencuci tangan dengan benar, etika batuk, dan cara berjabat tangan.

“Masyarakat janagn panik menghadapi Covid-19, tetap tenang dan waspada serta jaga kondisi tubuh, dan makan makanan yang sehat, dengan kondisi tubuh yang prima insyaallah kita akan terhindar dari corona,” pungkas Teguh. (Junaedi)

No More Posts Available.

No more pages to load.