Warga Laporkan Walikota Jakbar ke Inspektorat Provinsi DKI Jakarta

oleh -
Screenshot 20201130 180720 Whatsapp Compress43

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Dampak dari penyelenggaraan Trofeo Persija Glory 2001 pada 15 November 2020, di Lapangan Porsekem, Kembangan. Turnamen tersebut diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19. Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto dilaporkan ke Inspektorat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Laporan dikirimkan seorang warga bernama Badar Subur langsung ke kantor Inspektorat Pemprov DKI Jakarta, di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Barat, Senin (30/11/2020).

“Saya sebagai warga sangat prihatin atas kinerja Pemerintah Kota Jakarta Barat yang berkesan membiarkan pelanggaran protokol kesehatan dalam turnamen sepakbola itu,” kata Badar Subur di Balai kota.

Selain Uus, dalam surat laporannya juga tercantum nama Camat Kembangan, Joko Mulyono dan Lurah Kembangan Utara, Rudi Hariyanto. Selain Inspektorat mereka juga dilaporkan ke DPRD DKI Jakarta.

“Sudah seharusnya kinerja para aparatur itu dievaluasi. Apalagi mereka adalah pimpinan Satgas Covid-19 di masing-masing tingkatannya,” terangnya.

Indonesia Police Watch

Sebelumnya beredar foto dan video penyelenggaraan Trofeo Persija Glory 2001 yang disaksikan ratusan warga. Dalam foto dan video tersebut terlihat jelas bahwa warga menonton tidak menerapkan jaga jarak. Bahkan banyak dari mereka anak-anak yang tidak memakai masker.

“Panitia sangat tidak profesional karena dengan bukti-bukti itu malah membuat pembelaan di beberapa media nasional dengan mengatakan sudah menerapkan protokol kesehatan. Bukti berbicara Bung!,” katanya dengan nada tinggi.

Bukan hanya jajaran Pemkot Jakbar yang hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie Latuheru serta Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail beserta jajarannya. (Peri Ryan)