Cabuli Anak Tiri, Tersangka Ditangkap Polisi

oleh -
img 20210717 wa0051

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap tersangka As (39) kasus pencabulan kepada anak tirinya yang masih di bawah umur, di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Penangkapan kepada tersangka dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono

“Hari ini kita melakukan penangkapan kepada pelaku atau tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur,” ujarnya, Sabtu (17/7/2021).

Joko menambahkan, saat ini kasus pencabulan terhadap anak tiri sendiri itu sedang ditangani oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Metro Jakarta Barat untuk dinintai keterangan lebih lanjut.

“Saat ini sedang ditangani unit PPA Polres Metro Jakbar untuk dimintai keterangan,” jelas Joko.

Joko tidak bisa membeberkan lebih detail terkait penangkapan kepada tersangka, sebab akan disampaikan secara lengkap dalam konferensi pers dalam waktu dekat.

“Perkembangan akan kita sampaikan nanti pada saat konferensi pers,” tandasnya.

Sebelumnya, tersangkan AS tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sebuah rumah kontrakan tempat mereka tinggal di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Aksi pencabulan tersebut diketahui telah berlangsung selama tiga tahun.

Hal tersebut diketahui setelah ayah kandung korban melaporkan aksi pencabulan tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (15/7/2021).

Menurutnya, bahwa anak kandungnya selama tiga tahun tinggal bersama ayah tiri dan ibu kandungnya di sebuah rumah kontrakan.

“Kemarin di rumah saya dia cerita sama istri saya atau sama ibu tirinya bahwa sudah dinodai atau diperkosa sama ayah tirinya,” ujarnya kepada awak media di Polres Metro Jakarta Barat.

Dijelaskannya, kejadian pencabulan pertama kali dilakukan pada tahun 2018 silam. Saat itu, korban masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Mereka dirumah bertiga, ibu kandungnya, ayah tirinya sama anak saya itu. Pertama kali di perkosa pas umur 13 tahun kelas 1 SMP,” jelasnya.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.