Diduga Bobol ATM Bank DKI, 12 Satpol PP Dinonaktifkan

oleh -394 views

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Sebanyak 12 anggota Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta, akhirnya dinonaktifkan, diduga terlibat pembobolan ATM Bank DKI.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan, sebanyak 12 orang yang terlibat dalam kasus dugaan pembobolan mesin ATM, dinyatakan telah dinonaktifkan. Namun ada kemungkinan para petugas tersebut bisa dilakukan pemecatan.

Arifin menjelaskan, ada 12 orang yang terlibat dalam kasus itu diantaranya, anggota PTT Satpol PP dari wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Namun kata Arifin, dalam hal itu hanya 10 orang yang ditindaklanjuti. Sebab dua orang lainnya sudah mengembalikan uang yang diambil.

“Ya kalau memang terbukti kita pecat,” tegas Arifin saat dikonfirmasi, Selasa 19/11/2019.

Arifin menjelaskan, untuk saat ini mereka sudah dinonaktifkan per hari ini.

“Sebenarnya total ada 12 orang. Tapi beberapa orang yang dipanggil kemudian ada itikad baik mengembalikan ke Bank DKI” ujarnya.

Ia mengatakan, 12 orang itu kekinian tengah diperiksa pihak kepolisian. Kalau terbukti ada unsur niat jahat dari para anggota PTT Satpol PP itu maka pihaknya akan melakukan pemecatan.

“Ya, kalau tindakan tegasnya itu. Ada itikad enggak baik, dilakukan dengan cara tidak baik akan kami lakukan pemecatan,” jelasnya.

Arifin mengatakan yang dilakukan anak buahnya bukan isu berkembang seperti pencurian atau penggelapan uang. Ia menyebut yang dilakukan anak buahnya adalah mengambil uang di mesin ATM seperti biasa.

Awalnya, petugas yang tidak disebutkan namanya itu mengambil uang di ATM, namun salah PIN. Setelah PIN benar, ia mengambil sejumlah uang, tapi saldonya tidak berkurang.

Mengetahui hal itu, petugas tersebut lantas mencoba mengambil uang lagi. Hasilnya tetap sama, saldonya tak berkurang dan terus mengambil lagi.

“Pertama ambil uang tapi saldo tidak berkurang. Lalu dia coba lagi. Dia orang pasti punya keingintahuan. Ada semacam penasaran maka dia coba lagi,” kata Arifin.

Sebelumnya, kasus dugaan pembobolan mesin ATM yang diduga dilakukan oknum PTT Satpol PP itu jadi bahan perbincangan ASN dilingkungan Pemda DKI. Diantaranya diwilayah Pemkot Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Mereka sempat bertanya tanya terkait kebenaran adanya persoalan dugaan pembobolan tersebut. (BB)