Diduga Ketua BKM Jurumudi Makan Anggaran Bedah Rumah 14 Juta

oleh -

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Hasan, Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Jurumudi diduga telan anggaran program bedah rumah tahun 2018 sebesar 14 juta rupiah. Pasalnya, anggaran yang digelontorkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pada satu unit rumah sebesar 20 juta. Sementara, dalam melakukan pembangunan rumah milik Darsono, warga RT 04/05, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, hanya 6 juta yang dikeluarkan.

Adanya dugaan pemotongan anggaran yang dilakukan Hasan membuat rumah milik Darsono mangkrak. Bahkan, Darsono rela berhutang sebesar 8 Juta untuk melanjutkan pembangunan rumah tinggalnya.

Tidak hanya itu, karena pembangunan rumah miliknya belum rampung, Darsono terpaksa tinggal di rumah tetangga.

Sandi, PPTK Bedah Rumah dan Jamban Perkim Kota Tangerang saat ditemui mengatakan,  proses pembangunan rumah milik Darsono dan Munaroh warga RT 04/05, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, pada program bedah rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali dikerjakan. Meski sempat terhenti, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangerang berjanji menyelesaikan pembangunan sebelum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke 26.

“Kita saat ini fokus untuk menylesaikan pembangunan rumah milik Pak Darsono. Terkait kurang baiknya kinerja BKM nanti akan kita kenakan sanksi administrasi. Sanksi tegas akan diberikan oleh Forum Kecamatan, karena kita hanya eksekusi kegiatan saja,” ujar Sandi.

Sandi menjelaskan, untuk melanjutkan pembangunan rumah Darsono menggunakan anggaran yang belum di gelontorkan ke ketua BKM tersebut.

“Pembangunan ini masih tanggung jawab Ketua BKM yang lama. BKM yang lama masih ada sangkutan di kita (Perkim) dan Pekerjaan Umum (PU). Jadi anggaran yang belum sempat diberikan akan kita tarik semua untuk melanjutkan pembangunan rumah Darsono,” jelasnya.

Lanjut Sandi, pembangunan akan dikuasakan ke Forum Kecamatan Benda (FK). Selain menggunakan sisa anggaran dari PU dan Perkim,juga terdapat swadaya masyarakat.

“Swadaya masyarakat ini sangat membantu. Swadaya ini bisa dari kami (Dinas Perkim) dan BKM lain yang ada di Kecamatan Benda. Ada yang ngasih lima juta. BKM lain sangat antusias membantu karena ini korbannya masyarakat,” tegasnya.

Sementara, ketika disinggung sisa anggaran bedah rumah milik Darsono Sandi mengaku tidak mengetahui. Menurut Sandi, masalah anggaran merupakan urusan internal antara Ketua BKM dengan Forum Kecamatan.

“Kalau masalah udah mengembalikan sisa uang anggaran saya tidak tau. Soalnya itu urusan ketua BKM dengan Forum Kecamatan,” tutupnya.

Terpisah, Forum Kecamatan Benda Abdul Wadut saat dihubungi melalui seluler miliknya, Jumat (15/2/19) mengatakan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan Ketua BKM Jurumudi Hasan. Dalam komunikasi tersebut, keduanya bersepakat untuk saling membantu dalam melanjutkan pembangunan rumah milik Darsono.

“Untuk melanjutkan pembangunan rumah milik Pak Darsono menggunakan uang saya pribadi dulu. Setelah pekerjaan itu rampung, pak Hasan akan mengganti uang saya,” singkatnya.

Sementara sampai berita ini diterbitkan Ketua BKM Jurumudi, Hasan belom dapat di konfirmasi. (Ang)

No More Posts Available.

No more pages to load.