Diduga Palsukan Tanda Tangan, Roby Widjaya Dilaporkan ke Polisi

oleh -
Img 20201228 072759

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA
Diduga memalsukan tandatangan pada sebuah minuta untuk satu unit ruko yang dijadikan sebuah Gereja diwilayah Taman Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Pengurus Gereja GPdI Eben Haezer didampingi Kuasa Hukumnya Khamrudin Simanjuntak SH.MH melaporkan Roby Widjaya
ke Polda Metro Jaya pada 9 Oktober 2020 lalu.

Sebelumnya, penyelesaian secara internal sudah diupayakan, pemanggilan demi pemanggilan telah dilakukan pengurus Gereja GPdI Eben Haezer terhadap Roby Widjaya untuk Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) namun yang bersangkutan tidak menunjukan itikad baiknya.

Kamarudin Simanjuntak, S.H., M.H mengatakan, clientnya tidak pernah menandatangani Minuta apapun dari minuta pengalihan nama untuk Sertifikat ataupun minuta Akta Pinjam Pakai hingga ia menduga adanya pemalsuan dan melaporkan kasus dugaan pemalsuan ini ke Polda Metro Jaya

“Client saya tidak pernah menandatangai minuta apapun, kok bisa ada minuta yang di tandatangani Client saya, itulah yang jadi acuan kami melaporkan permasalahan ini ke Polda Metro Jaya,” kata Kamarudin Simanjuntak.

Kamarudin Simanjuntak juga menceritakan, terkait status Gereja yang terletak di wilayah Taman Semanan Indah saat ini sebagai objek sewa atau pinjam pakai dengan komitmen apabila Pdt. Fredy Mathen Wowor meninggal dunia maka Greja tersebut harus dikosongkan.

“Lebih miris lagi status Gereja saat ini dibuat objek sewa atau pinjam pakai dengan komitmen apabila Pdt meninggal dunia, maka Gereja harus dikosongkan,” ujarnya.

Kuasa Hukum dan pengurus Gereja Eben Haezer berharap, pihak kepolisian dapat segera mengambil sikap terkait permasalahan ini agar para jemaat dapat beribadah dengan tenang dan status Gereja mendapatkan kepastian hukum.

Terlapor Roby Widjaya adalah yang ditunjuk sebagai ketua panitia pengumpulan dana untuk pembangunan sebuah Gereja, diduga memanfaatkan posisinya untuk kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan Ruko yang telah dibeli menggunakan donasi dari para jamaat dan donatur untuk membangun sebuah Gereja dengan nama Ati Binarti yang diketahui adalah istrinya. (Budi Beler)