Diduga Prostitusi Online Berkedok Panti Pijat di Cipondoh

oleh -
Prostitusi Berkedok Panti Pijat

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG- Diduga prostitusi online berkedok panti pijat tradisional yang mencari pria hidung belang melalui aplikasi Michat  beroperasi di salah satu Ruko Edelweis Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. Sang terapis sebut aman dari rajia lantaran akan ada pemberitahuan sebelumnya melalui oknum.

Hendra saat di temui di kuliner Jajanan laksa  mengatakan, pada awalnya ia coba menelusuri lewat aplikasi Michat kemudian di temukan info pijat tradisional yang mengaku sedang promo dengan biaya Rp.200.000 perjam kemudian dia mendatangi panti tersebut .

“Pas saya liat michat ada akun yang mengaku terapis panti pijat yang sedang promo murah, saya agak janggal, inikan masih dalam masa Perpanjang PSBB ko ada panti pijat buka ,” katanya.

Dalam pelaksanaannya Hendra melanjutkan, tidak dilakukan protokoler kesehatan. Ia di persilahkan masuk di satu ruangan dengan ukuran sekitar 1×3 meter dengan skat triplek dan di tutup gordeng, tetapi tidak dianjurkan untuk membuka seluruh pakaian.

Namun ketika mendekati satu jam, trapis coba menawarkan hal lain dengan bahasa kode dengan menggoda .

“Pas mau selesai dia bilang ada paket yang lebih nikmat lagi katanya dengan nambah Rp 200.000. Kemudian saya tanya emang bisa begituan dia jawab bisa tapi jangan berisik,” jelas Hendra.

Kemudian Hendra coba menggali informasi dengan alasan takut ada rajia Satpol PP, tetapi sang terapis meyakinkan kalau aman dari razia karena akan ada pemberitahuan dari awal kepada Bos pemilik panti pijat.

“Saya berpura- pura kalau takut ada razia Pol PP tapi dia meyakinkan aman, karena akan ada pemberitahuan dari Oknum kepada Bosnya, tapi dia ngomong Pol PP apa Trantib,” bebernya.

Hendra mengaku menolak untuk berhubungan hari itu, dia menjanjikan untuk nanti jika kembali ke tempat  tersebut dan jika di rasa aman.

Diketahui, untuk mengelabui seakan tidak ada aktivitas di lokasi selama PSBB, pintu panti pijat hanya dibuka sekitar 40 cm. (Yuyu/iwan)