Edarkan Rokok Ilegal, Arwono Diamankan Petugas Bea Cukai

oleh -

NASIONALNEWS.ID, TANGSEL – Arwono diciduk petugas Bea Cukai Tangerang Selatan lantaran mengedarkan beragam merk rokok ilegal. Penangkapan itu bermula ketika anggota Bea Cukai melakukan patroli di jalan Jati Jelumpang dan menemukan mobil minibus yang mengangkut sebanyak 208.800 batang rokok ilegal tak berpita cukai.

“Penangkapan terduga pelaku di wilayah tangerang selatan,karna perbuatannya merugikan negara senilai 80 juta,” ungkap Kepala Bea Cukai Tangerang Selatan Aris Sudarminto saat menggelar konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Kamis (25/10/2018).

Aris menambahkan, atas kasus ini tidak nilai kerugiannya saja yang menjadi dasar. Tetapi ini pengembangan dari wilayah lain ada tindak pidana yang terkait dengan ekonomi.

“Cukai ini kan sangat bermanfaat untuk menjadi penyumplai perekonomian, kalo bersifat terus menerus dan semua tindak kejahatan bernilai besar,” imbuhnya.

Ditegaskan Aris, saat ini pelaku sudah di diserahkan kepada kejaksaan negeri tangerang selatan karna berkasnya sudah lengkap P21. “Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucapnya.

Sementara Kepala kejaksaan negeri tangsel Bima Suprayoga mengatakan, bahwa dirinya berharap agar masyarakat mengetahui bahwa jika melakukan tindak pidana yang merugikan negara, ia akan menuntut sesuai perundangan yang berlaku dinegeri ini.

“Dari awal pihak kejaksaan sudah berkoordinasi dengan Bea cukai dan ini merupakan prestasi yang harus didukung oleh kami agar tindak kejahatan pemalsuan pita cukai atau peredaran rokok tanpa pita cukai akan kami tuntut, agar Tangsel bebas dari para pelaku kejahatan” tandasnya.

Diketahui peredaran rokok tanpa pita cukai tersebut bermerk Gudang Ganam Suriya 36 hitam dan putih serta merk Rolling sebanyak 52 bal ,5 slop sebanyak 208.800 batang berhasil diamankan dari pelaku tersebut.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 54 dan/atau pasal 56 undang undang nomer 39 tahun 2007 tentang cukai dengan ancaman penjara paling singkat 1 tahun paling lama 5 tahun.(Ang)

No More Posts Available.

No more pages to load.