H+3 Hari Raya Idul Fitri, Polda Banten Jaring 396 Kendaraan Mudik

oleh -
Ditlantas Polda Banten
Didampingi Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo saat diwawancarai wartawan, Serang, Selasa (26/5/2020).

NASIONALNEWS.ID, SERANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten melakukan analisa dan evaluasi (Anev) harian terkait Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas. Sebanyak 396 kendaraan mudik terjaring pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 saat ini memasuki hari ke-33 atau hari ketiga (H+3) Idul Fitri.

“Dalam operasi ketupat kalimaya 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, karena saat ini kegiatan tersebut dilaksanakan di masa pandemi covid-19, yang mana pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo melarang masyarakat untuk melangsungkan kegiatan mudik sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” ujar Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).

Menyikapi hal tersebut, pihaknya kata Wibowo, menggelar pos penyekatan dan pos check point sebanyak 15 titik di sepanjang jalur arteri guna melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan mudik baik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum sebagai wujud dukungan Polri atas adanya kebijakan pemerintah

“Untuk jumlah kendaraan mudik yang diputarbalikan tercatat sebanyak 396 unit yang meliputi kendaraan pribadi 250 unit, kendaraan umum 21 unit dan sepeda motor 125 unit” ungkapnya.

Wibowo menerangkan, terkait ganguan Kamtibmas hari ini tercatat sebanyak 2 kali terjadinya kejahatan konvensional di wilayah hukum Polda Banten, sedangkan untuk kegiatan operasional di Pelabuhan Merak tercatat 10 kapal, Trip 10 kali, penumpang sebanyak 12 orang, kendaraan roda empat 79 unit, kendaraan bus 1 unit, kendaraan truk 98 unit serta operasional di GT Cikupa tercatat 8.897 unit kendaraan yang melintas.

“Hasil Operasi Ketupat Kalimaya di hari ke-33, angka pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna lalu lintas tercatat 1 kali pelanggar yang di berikan sanksi tilang dan 50 pelanggar yang diberikan teguran. Dari hasil anev operasi ketupat saat ini, untuk angka kecelakaan lalu lintas terjadi 1 kali, korban yang meningal dunia dan luka ringan nihil sedangkan korban luka berat 1 orang,” jelas Dirlantas Polda Banten.

Wibowo menuturkan, untuk giat Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas), yang dilakukan Ditlantas Polda Banten dan jajarannya meningkat dibanding tahun sebelumnya, yang mana saat ini tercatat sebanyak 8 kali melakukan kegiatan preemtif dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, serta sebanyak 12 kali kegiatan melakukan pemasangan spanduk atau baliho himbauan tertib lalu lintas

“Selain giat preemtif, upaya preventif pun mengalami peningkatan tercatat sebanyak 305 kali kegiatan pengaturan, 193 kali giat penjagaan, 17 kali giat pengawalan dan 148 kali melaksanakan giat Patroli,” tandasnya. (Bidhumas)