Jelang Ramadan, Polres Metro Tangerang Kota Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras

oleh -
polres metro tangerang kota
Alat berat menggilas ribuan botol minuman keras (Miras) saat pemusnahan di halaman Mapolrestro Tangerang Kota, Rabu (30/3/2022), dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Kota Tangerang.

NASIONALNEWS.ID TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan sebanyak belasan ribu botol minuman keras (Miras), Rabu (30/3/2022). Pemusnahan tersebut dilakukan sebagai rangkaian kegiatan operasi yang digelar selama sebulan menjelang bulan suci Ramadan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Kota Tangerang.

“Ini kegiatan pemusnahan miras hasil cipta kondisi jelang Ramadhan di beberapa toko di Tangerang. Jumlah yang dimusnahkan 16.187 botol miras,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin.

polres metro tangerang kota
Berbagai merk dan jenis minuman keras (Miras) sebelum dimusnahkan, Rabu (30/3/2022).

Selain memusnahkan botol miras, pihaknya juga melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti kasus narkoba. Diantaranya narkotika jenis sabu berbentuk Kristal dan berbentuk cair, serta pil ekstasi.

“Yang dimusnahkan narkotika jenis sabu bentuk Kristal 94,08 gram, sabu cair 4.000 mililiter (ml) yang bila dibekukan menghasilkan 16 kilogram (kg), ekstasi 245 butir. Lalu miras itu, selain 16.187 botol, juga ditambah 200 bungkus plastik, empat dirigen kecil, dan 29 bungkus ciu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Polres Metro Tangerang Kota juga mengungkap sejumlah kasus lainnya yang terjadi dalam beberapa bulan menjelang Ramadhan 1443 Hijriyah. Diantaranya, mulai dari tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, pemerasan dan pengancaman, kepemilikan senjata tajam, penganiayaan, hingga tindak pidana terkait penyalahgunaan data pada kartu perdana.

polres metro tangerang kota
Bermacam jenis dan merek minuman keras (Miras) dimusnahkan Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (30/3/2022)

Salah satu merek Miras yang dimusnahkan anggur kolesom cap orang tua disinyalir pabriknya berada di Kota Akhlakul Karimah, diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan, Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Ketika dimintai tanggapannya, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengaku tidak mengetahui adanya pabrik Miras tersebut dan mengarahkan ke Nasional News untuk konfirmasi ke Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang.

“Intinya begini, miras yang dimusnahkan hari ini merupakan penyakit masyarakat, pencegahan oleh pihak kepolisian kita apresiasi, adapun pabriknya ada di sini saya baru tau, malah saya baru tau coba tanya pa Asda,” pungkas Gatot sambil memanggil Asda 1 untuk menanyakan apakah ada perusahaan miras di Kota Tangerang.

Asda I Kota Tangerang, Rahmansyah menjelaskan, bahwa tidak ada pabrik miras Cap Orang Tua di Kota Tangerang , kalaupun ada Rahmansyah menduga tidak memiliki izin.

“Untuk sementara saya ga tau juga, sebetulnya perusahaan itukan tercatat ada ngurus izin kemungkinan dia tidak berizin. kalau hal-hal yang begitu kalau yang berizin itu tercatat di kita, setahu saya ga ada, kalau pun ada pasti itu ilegal,” ungkap Ramansyah kepada Nasional News usai pemusnahan Miras di Polres Metro Tangerang Kota.

Ramansyah menegaskan, akan menutup pabrik miras tersebut jika terbukti ada di Kota Tangerang.

“Ditutuplah, kita cek dulu kebenarannya, kita survei dulu surat-suratnya, baru kita ambil langkah hukum,” tandasnya. (Yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.