Kabur Sepekan, Tahanan Polsek Kalideres Ditembus Timah Panas

oleh -
Img 20200424 194913

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Buronan Polsek Kalideres yang kabur selama sepekan, berakhir dengan ditembus timah panas, Jumat (24/4/2020).

Sebelumnya, petugas gabungan dari Reskrim Polres Jakarta Barat, Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat dan Unit Reskrim Polsek Kalideres melakukan pengejaran terhadap tahanan yang melarikan diri.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya dan Kasat Narkoba Kompol Ronaldo Maradona siregar mengatakan, salah satu tahanan yang kabur ini (S)  memang  sudah merencanakan sebelumnya dan ketika malam itu mereka bisa menjalankan rencana tersebut dengan cara menyekap anggota jaga tahanan.

Dan malam itu juga  petugas langsung menangkap tahanan yang kabur hingga menyisahkan satu buronan yaitu (S) yang berhasil melarikan diri.

Pelarian S pun tidak cukup lama. Pasalnya, anggota berhasil meringkusnya di kawasan Tangerang dini hari tadi.

“Ketika akan ditangkap, namun S mencoba melawan petugas menggunakan senjata tajam, hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur, namun nyawanya tak tertolong di saat perjalanan ke Rumah Sakit,” jelas Kombes Audie, Jumat (24/04/2020).

Audie menambahkan, anggota menemukan beberapa barang bukti diantaranya pisau yang digunakan untuk menyerang petugas, alat hisap sabu, korek api, tas pinggang dan juga ada narkotika jenis sabu seberat  satu gram.

“Perlu diketahui, tersangka S ini yang merencanakan kabur, sedangkan yang lainnya mudah tertangkap karena tidak terlalu memahami rencana kabur yang dibuat S ini,” tambahnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, tersangka S ini sudah merencanakan pelariannya dengan sangat matang, sehingga membutuhkan waktu bagi petugas untuk melakukan pengejaran terhadap dirinya.

Tersangka ternyata tidak butuh waktu lama untuk bergabung ke jaringan narkobanya, dan akhirnya  mendapatkan infotmasi dari Timsus Satnarkoba bahwa akan ada pengiriman narkoba jenis sabu yang diketahui dilakukan tersangka terhadap seseorang.

“Tersangka memang sudah mempersiapkan apabila tertangkap, sudah membawa senjata tajam untuk melawan petugas. Pada saat akan ditangkap tersangka melawan, karena membahayakan nyawa petugas sehingga diberikan tindakan tegas terukur,” kata Arsya.

Masih dikatakannya, pada diri tersangka ditemukan barang bukti berupa satu buah senjata tajam, kemudian paket narkoba diduga sabu seberat hampir 1 gram. Pasalnya tersangka juga  positif mengandung metafetamin dan menggunakan ganja.

“Tersangka ini dalam pelariannya, kembali ke jaringannya (narkoba). Dia juga selalu berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. jaringan narkobanya pun sifatnya tertutup,” Imbuhnya. (BB)