Kadis Pendidikan Diduga Gunakan PNS Jadi Mesin Politik Anaknya

oleh -
oleh
m hafidz firdaus
M. Hafidz Firdaus, S.H., M.Kn Fungsionaris Partai Golkar Kota Tangerang sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) daerah pemilihan (Dapil) 2 di Kecamatan Batuceper, Neglasari dan Benda Kota Tangerang pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, anak kandung Drs. H. Jamaluddin, M.Pd. selaku Kepala Dinas pendidikan Kota Tangerang

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Anaknya nyalon legislatif, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang diduga menyalahgunakan wewenang. Pasalnya, Guru PNS dijadikan mesin politik agar anaknya menjadi menjadi anggota DPRD Kota Tangerang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin diduga gunakan jabatannya memerintah jajarannya yaitu tenaga pendidik sebagai mesin mendulang suara untuk M Hafidz Firdaus anaknya di pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024 agar terpilih dan duduk sebagai anggota DPRD Kota Tangerang. Hal itu terjadi pada dua bulan lalu di rumah Ida Jayadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berprofesi sebagai Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Poris Gaga, mengumpulkan warga RT 01 dan RT 03 dalam rangka sosialisasi bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kota Tangerang.

dinas pendidikan
Rumah Ida Jayadi seorang Guru dijadikan tempat sosialisasi M. Hafidz Firdaus, S.H., M.Kn Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) daerah pemilihan (Dapil) 2 di Kecamatan Batuceper, Neglasari dan Benda Kota Tangerang,

Hal itu dikomentari Aktivis Kota Tangerang yang pernah aktif di partai politik, Subaryudin mengatakan, bahwa ini penyalahgunaan wewenang diduga melanggar Pasal 421 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 5 huruf n Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil serta Undang Undang Pemilu.

“Kadis Jamal diduga gunakan ratusan guru anak buahnya dibawah di Dinas Pendidikan, yang jelas para guru ga berani menentang atasannya Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Kadis Jamal cukup cerdas ratusan guru dijadikan mesin pencetak suara anaknya, ini aji mumpung yang efektif, tapi melanggar hukum,” ujarnya kepada NasionalNews.id di rumahnya, Jumat (21/4/2023).

Menurutnya, M Hafidz Firdaus fungsionaris Partai Golkar Kota Tangerang sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) daerah pemilihan (Dapil) 2 di Kecamatan Batuceper, Neglasari dan Benda Kota Tangerang, sangat beruntung difasilitasi orang tuanya yang menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

“M Hafidz Firdaus sangat beruntung difasilitasi bapaknya yang menjabat Kadis Pendidikan, sebab tidak mudah membentuk jaringan tim sukses pemenangan untuk mendulang suara, karena biaya politik yang mahal,” ungkapnya.

Ditambahkannya, cara Kadis cerdas tapi melawan hukum, ini catatan buat penegak hukum tidak bisa dibiarkan dan harus ditindaklanjuti sebagai edukasi berpolitik yang baik

“Saya akan gandeng kawan-kawan aktivis dan LSM di Kota Tangerang untuk mengawal kasus ini sampai selesai,” tutupnya.

(Sebelumnya berita diterbitakan, sudah dilakukan upaya konfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaludin, namun sampai saat ini belum direspon)

setelah berita ditayangkan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan, bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan kepada bawahannya dan itu tidak benar.

“Itu fitnah saya tidak bergerak,” bantah Jamaluddin kepada NasionalNews.id ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp.

Jamaluddin menegaskan, dirinya tidak memanfaatkan jabatannya dan ia merasa tidak dikonfirmasi

Saya tidak memanfaatkan jabatan abang tanpa konfirmasi berati fitnah,” pungkasnya. (SL)

No More Posts Available.

No more pages to load.