Kapolsek Cengkareng Terangkan Vidio Viral, Penangkapan Diduga Bandar Narkoba di Kalideres

oleh -420 views

NASIONALNEWS.ID JAKARTA – Kapolsek Cengakreng menerangkan sebuah vidio yang viral di medsos, penangkapan yang diduga tersangka bandar Narkoba didepan toko di Tegal Alur, Kalideres oleh tim Unit Narkoba Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam Vidio yang berdurasi kurang lebih 5 menit tersebut ramai diperbincangkan warga net, bahkan di banjiri komentar dan  yang sudah melihat Vidio tersebut sudah 62 ribu. Adapun anggota yang ada didalam Vidio tersebut adalah tim Unit Narkoba Polsek Cengkareng.

Kapolsek Cengkareng, Kompol H Khoiri membenarkan pria dalam video tersebut adalah anggota Polsek Metro Cengkareng saat memberikan keterangan di conference pers di halaman Polsek Cengkareng, Kamis (07/11/2019) sore.

Video : Viral Oknum Buser Salah Tangkap Terekam CCCTV

“Jadi awalnya anggota kami menangkap seorang pengguna narkoba, kemudian kita usut siapa pengedarnya, dapatlah si A,” kata Kompol Khoiri.

Polisi selanjutnya mengembangkan penangkapan itu hingga akhirnya menangkap tersangka lain. Berdasarkan keterangan tersangka, diketahui bahwa dia dikendalikan jaringan dari lapas.

“Kemudian kami mendapat informasi bahwa jaringan ini menyuruh kurir untuk mengambil barang di lokasi yang viral itu,” lanjutnya.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan pengintaian di lokasi. Pada saat yang sama, polisi melihat AG tengah nongkrong di depan sebuah toko ‘H Marmo’.

“Tidak jauh dari lokasi itu ada seseorang menggunakan HP yang gerak-geriknya mencurigakan, kita duga kurir,” sambungnya.

AG kemudian dibawa dan diinterogasi di Polsek Cengkareng. Setelah melalui pemeriksaan intensif, akhirnya AG dilepaskan karena tidak terbukti sebagai pengedar.

“Setelah kita interogasi, ternyata dia di situ sedang download mencuri Wi-FI. Setelah diperiksa, ternyata memang tidak ada keterkaitan, maka kita lepaskan,” jelasnya.

Menurut Khoiri, pihaknya telah melepaskan AG kurang dari 24 jam setelah penangkapan. Pihak keluarga juga sudah datang dan membuat pernyataan.

“Pihak keluarga sudah membuat pernyataan bahwa memang itu tidak ada unsur penjebakan dan keluarga sudah tidak mempermasalahkan,” pungkasnya. (BB)