Kota Akhlakul Karimah Ada Pabrik Produksi Minuman Keras

oleh -
polres metro tangerang kota
Berbagai merk dan jenis minuman keras (Miras) sebelum dimusnahkan, Rabu (30/3/2022).

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Pabrik yang memproduksi minuman keras (Miras) di Kota Akhlakul Karimah diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan, Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Pasalnya, saat Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan belasan ribu botol miras, Rabu (30/3/2022) lalu, salah satunya merek tersebut dari hasil kegiatan operasi yang digelar selama sebulan menjelang bulan suci Ramadan.

Baca juga : Jelang Ramadan, Polres Metro Tangerang Kota Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras

Lurah Periuk Jaya, M Aam Hamdani menjelaskan, bahwa perusahaan yang memproduksi Miras sudah sejak lama berdiri dan masih beroperasi di Jalan Aria Kemuning Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

“Masih produksi cuman berdasarkan pesanan, katanya untuk luar daerah kota Tangerang,” jelas Aam kepada Nasional News melalui telepon selularnya, Kamis (7/4/2022).

polres metro tangerang kota
Bermacam jenis dan merek minuman keras (Miras) dimusnahkan Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (30/3/2022)

Aan menerangkan, perusahaan tersebut bernama PT Cipta Rasa Sempurna yang memproduksi miras dengan merek Anggur Kolesom Cap Orang Tua dengan jumlah karyawan sekitar 90 orang.

“PT Cipta Rasa Sempurna karyawannya sekitar 90 orang,” tutupnya.

Masih beroperasinya pabrik tersebut dibenarkan salah seorang Satuan Keamanan (Satpam) yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa pabrik tersebut masih buka.

“Masih pak, masih beroperasi,” singkatnya.

polres metro tangerang kota
Alat berat menggilas ribuan botol minuman keras (Miras) saat pemusnahan di halaman Mapolrestro Tangerang Kota, Rabu (30/3/2022), dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Kota Tangerang.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengaku tidak mengetahui adanya pabrik Miras tersebut dan mengarahkan ke Nasional News untuk konfirmasi ke Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang.

“Intinya begini, miras yang dimusnahkan hari ini merupakan penyakit masyarakat, pencegahan oleh pihak kepolisian kita apresiasi, adapun pabriknya ada di sini saya baru tau, malah saya baru tau coba tanya pa Asda,” pungkas Gatot sambil memanggil Asda I untuk menanyakan apakah ada perusahaan miras di Kota Tangerang.

Asda I Kota Tangerang, Rahmansyah menjelaskan, bahwa tidak ada pabrik miras Cap Orang Tua di Kota Tangerang , kalaupun ada Rahmansyah menduga tidak memiliki izin.

“Untuk sementara saya ga tau juga, sebetulnya perusahaan itukan tercatat ada ngurus izin kemungkinan dia tidak berizin. kalau hal-hal yang begitu kalau yang berizin itu tercatat di kita, setahu saya tidak ada, kalau pun ada pasti itu ilegal,” ungkap Ramansyah kepada Nasional News usai pemusnahan Miras di Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (30/3/2022) lalu.

Ramansyah menegaskan, akan menutup pabrik miras tersebut jika terbukti ada di Kota Tangerang.

“Ditutuplah, kita cek dulu kebenarannya, kita survei dulu surat-suratnya, baru kita ambil langkah hukum,” tandasnya. (Yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.