KPAI Apresiasi Kerja Polsek Kalideres

oleh -192 views

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Terkait Penganiayaan terhadap Bayi yang baru berumur 2 tahun di Kalideres Jakarta Barat, Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi kinerja Kepolisian Metro Kalideres, Rabu (21/8/2019)

KPAI Bidang Trafficking dan Eksploitasi Ai Maryati Soleha mengapresiasi kinerja kepolisian Polsek Kalideres yang sudah bergerak cepat mengamankan pelaku, dimana kondisi fisik korban yang relatif masih bayi jika tidak mendapatkan penanganan serius akan mengakibatkan hal yang fatal.

“KPAI apresiasi atas terbongkarnya kasus penganiayaan terhadap anak di Kalideres, ini berdasarkan laporan dari orang tua lalu ditindaklanjuti pihak rumah sakit yang bersangkutan lalu melaporkan ke pihak kepolisan dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku,” ujanya.

Ai juga menjelaskan, kalau sampai terlambat, luka yang tidak serius, kalau dibiarkan luka itu akan makin berat. Tersangka yang tadinya tuntutan hanya 3 tahun 6 bulan bisa menjadi 5 tahun dan bila sampai terlambat dan membuat kematian maka tuntutan bisa 15 tahun.

“Saya menyampaikan apresiasi dan mendorong perlindungan terhadap anak hingga kasus seperti ini alarm buat semua keluarga Indonesia, bila memperkerjakan orang harus memiliki kemampuan standarisasi, kemampuan mengurus anak,” ucapnya.

AI juga menegaskan, KPAI tidak ada toleransi kepada pelaku kekerasan atau penganiayaan atau kekerasan sekecil apapun terhadap anak, karena ini menjadi tanggung jawab sebagai orang tua.

“Kalau di dalam kasus ini ada pengalihan pangasuhan orang tua kepada kakaknya, kakanya terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) yang saat ini menjadi pelaku, maka kerentanan anak ini menjadi berkali lipat dalam kekerasan,” jelasnya.

Dirinya berharap kepada semua keluarga Indonesia jika mencari pengasuh anak, yang benar-benar mampu mengasuh, mampu mengurus anak yang sudah berpengalaman.

“kami menghimbau kepada masyarakat agar dapat memilih pengasuh bayi yang berpengalaman dan memiliki riwayat jelas,” pungkasnya. (Budi B)

HUT RI Ke 74 PDAM Tirta Benteng