LBH Tosa Adukan BCA Multi Finance ke Disnaker Kota Tangerang

oleh -
Lbh Tosa

NASIONALNEWS.ID, TANGERANG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tosa Kota Tangerang mengadukan PT BCA Multi Finance ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, untuk melakukan permohonan pencatatan perselisihan hubungan industrial.

Ketua LBH Tosa Kota Tangerang, Largus Chen SH mengatakan, hal tersebut didahului karena adanya 2 orang karyawan BCA Multi Finance yang meminta pertolongan atas permasalahan hukum yang telah mereka hadapi ke LBH Tosa.

“Setelah dipelajari oleh tim dari LBH Tosa, kami menilai adanya pelanggaran yang telah dilakukan oleh BCA Multi Finance dalam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang mengesampingkan hak-hak karyawan,” ungkap Chen kepada Nasional News di kantornya, Sabtu (9/5/2020).

Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan khususnya dalam Pasal 156 ayat (4) mengenai penggantian hak karyawan.

“Kami sudah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan mendatangi langsung BCA Multi Finance tempat klien kami bekerja, namun pihak BCA Multi Finance tetap tidak mau memberikan hak-hak klien kami” ujar Chen.

Menurutnya, bahwa pihak BCA Multi Finance yang tetap bersikeras tidak memberikan hak-hak kepada 2 orang pekerjanya tersebut, dengan alasan mereka telah mengundurkan diri (resign) atas kemauan sendiri dan bukan karena inisiatif BCA Multi Finance.

“Setelah kami cek kebenaran hal tersebut, ternyata didapati banyak sekali kejanggalan yang antara lain adalah klien kami dipaksa untuk membuat surat pengunduran sendiri, yang mana bertentangan dengan Surat Perjanjian Kerja untuk Waktu Tertentu Pasal 9 ayat 5 huruf f, yang menyebutkan bahwa karyawan diakhiri oleh perusahaan sebelum berakhirnya jangka waktu perjanjian, dan bukan dianggap mengundurkan diri atas kemauan sendiri” jelasnya.

Chen menambahkan, dengan dilayangkan surat permohonan ke Disnaker Kota Tangerang, ia berharap dapat memberikan kepastian hukum untuk mendapatkan hak-hak kliennya.

“Kami berharap mereka mendapatkan hak-haknya demi kesejahteraan klien kami, mengingat saat Pandemi Covid-19 ini, dampak sosialnya begitu terasa di masyarakat,” tandasnya. (Mus)