LSM GAGAK Soroti Pembangunan Drainase di Bitung

oleh -
Img 20200505 052841

NASIONALNEWS.ID, TANGERANG – Proyek pembangunan saluran air (drainase) sepanjang Jalan Raya Serang Bitung Kabupaten Tangerang dikritik Lembaga Sosial Masyarakat Gagasan Aspirasi Generasi Anti Korupsi (LSM GAGAK). Hal itu lantaran tidak ditemukan papan proyek dan diduga ada Item spesifikasi pengerjaan yang tidak dikerjakan.

Ketua LSM GAGAK DPC Tangerang Raya, Shelli mengatakan, dalam setiap pembangunan di pemerintahan harus adanya plang atau papan proyek sebagai bentuk transparansi kegiatan. Menurutnya, di lokasi nampak tidak dilaksanakan satu item spesifikasi pemasangan, yang biasa ada dalam standard pemasangan drainase.

“Seharusnya dalam setiap proyek pemerintah, ada papan proyek sebagai wujud transfaransi, malah saya liat dalam pemasangan U-ditch tersebut ada satu item pengerjaan yang diduga tak dilaksanakan, dan jika dibayarkan berpotensi ada kerugian negara,” ungkapnya.

Menurutnya, LSM GAGAK akan mengklarikasi ke Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten atas tidak dipasangnya papan proyek kegiatan dan dugaan pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

“LSM GAGAK akan menyurati Dinas PUPR Provinsi Banten, untuk mengklarifikasi tidak adanya papan proyek drainase dan satu item yang yang tidak dikerjakan oleh perusahaan, yang mengerjakan proyek tersebut,” pungkasnya.

Di lokasi proyek, pihak kontraktor dari perwakilan perusahaan tidak bisa ditemui karena tidak berada ditempat. Pekerja proyek Herman menyebutkan, bahwa perwakilan perusahaan sedang tidak, hanya ada pekerja saja dan ia hanya melaksanakan perintah pimpinan dan tidak mengetahui berapa nilai anggaran dalam kegiatan tersebut

“Saya hanya pekerja, hanya melaksanakan perintah tidak tau berapa anggarannya, yang kalau ga salah papan proyek ada mas di titik nol pengerjaan,” ucap Herman saat akan ditemui di lokasi.

Untuk mengetahui nilai proyek dan perusahaan pelaksana pekerjaan, ketika ditelusuri ke lokasi titik nol tidak ditemukan papan proyek kegiatan yang disebutkan Herman. (yuyu)