Marak Bangunan Tanpa IMB, Aktivis Takar Nyali Satpol PP

oleh -
Kota Tangerang
Bangunan diduga tanpa izin di Jalan Moh Toha nomor 8 Kota Tangerang, Sudah mendapat sanksi dari Satpol PP, masih beraktifitas

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Aktivis menakar nyali Satpol PP yang setengah dalam menertibkan bangunan yang disinyalir belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) yang marak di Kota Tangerang.

Beberapa bangunan yang diduga belum berizin, diantaranya dua bangunan di Jalan Moh Toha nomor 8 dan bangunan ruko dua lantai di Jalan Baru Kali Cadas. Walau sudah diberi sanksi masih terus melakukan aktivitas pembangunan seperti biasanya.

Hal tersebut ditanggapi dingin oleh Aktivis sekaligus penggiat sosial Dulamin Zhigo, bahkan dirinya pesimis Satpol PP dapat tegak lurus dalam menertibkan beberapa bangunan yang diduga belum mengantongi ijin.

“Ngga usah terlalu optimis sama satpol PP, lah kita tau banget kalau belum kita turun ke jalan untuk aksi (unjuk rasa) mereka diem diem bae,” kata Zhigo Ketua DPD Gema Anak Indonesia Bersatu (GAIB) Perjuangan Provinsi Banten, Sabtu (19/9/2020).

Menurutnya, Satpol PP Kota Tangerang hanya berani menertibkan masyarakat kecil yang sekedar mencari makan sebagai pedagang kaki lima dan pengamen yang sering mangkal dibeberapa lampu merah.

“Sekalinya menertibkan bangunan paling juga bangunan liar itu juga gubuk, Emang mereka punya nyali buat nertibin bangunan-bangunan punya orang berduit,” sindir Zhigo.

Meski demikian, ia berharap satpol PP Kota Tangerang dapat menunjukan wibawanya dengan berani melakukan aksi nyata dengan melakukan penyegelan terhadap beberapa bangunan yang disinyalir belum memiliki IMB .

“Coba berani ngga lawan orang yang berduit segel itu bangunan, jangan cuma beraninya sama pedagang kaki lima yang ngga ada duitnya, jangan sampe kita punya pikiran negatif sama satpol PP, kalau memang tidak ada upeti atuh ngapain takut segel dong itu bangunan-bangunan, kalau ngga sekalian sidangkan mereka kayak tukang bakso yang diangkut gerobaknya tempo hari,” tegas Zhigo.

Hingga berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari satpol PP Kota Tangerang, Beberapa kali wartawan mencoba menghubungi Agapito De Araujo Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat via selulernya namun yang bersangkutan belum menjawab.

Menurut petugas satpol PP Kota Tangerang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, beberapa diantara bangunan yang disinyalir belum mengantongi izin telah dilakukan pemanggilan dan dijatuhkan sanksi berupa penyegelan.

“Dulu pernah dilaporkan dan sempat dilakukan pemanggilan, tapi ngga tau selanjutnya seperti apa,” pungkasnya.(Yuyu)