Musda Golkar Kota Tangerang Cacat Hukum, Penggugat Yakin akan Dikabulkan

oleh -
Gugatan Musda Partai Golkar Kota Tangerang
Para penggugat 11 PK Kota Tangerang, usai menyerahkan gugatan Musda Partai Golkar Kota Tangerang ke-VI di Makamah Partai Golkar di Jakarta, Senin (27/7/2020) lalu.

NASIONALNEWS .ID ,KOTA TANGERANG – Permohonan gugatan menolak hasil Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Derah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang ke-VI, yang dilakukan 11 Pengurus Kecamatan (PK) ke Mahkamah Partai Golkar dan penggugat meyakini bahwa gugatanya akan dikabulkan.

Aris Purnomohadi Kuasa hukum 11 PK Pengugat mengatakan, bahwa telah melakukan permohonan gugatan menolak hasil Musda DPD partai Golkar Kota Tangerang yang dinilai cacat hukum, karena telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan juga Intruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

“Kami sudah melakukan permohonan gugatan ke mahkamah Partai pada tanggal 27 juli 2020 dan sudah diregister. Dalam permohonan tersebut sudah tercatat adanya cacat hukum dalam musda, contohnya PK tidak pernah dilibatkan dalam proses rapat pleno diperluas dan Intruksi DPP agar memperpanjang masa berlaku SK yang sifatnya Top Down,” jelas Aris kepada Nasional News saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (4/7/2020).

Aris menyebut belum ada kejelasan langkah yang akan dilakukan dari Mahkamah Partai Golkar, sampai saat ini laporan tersebut berjalan pasif.

“Sampai saat ini permohonan tersebut berjalan pasif artinya belum ada kejelasan apakah akan dilakukan mediasi ataukah Musda ulang,” ungkapnya.

Menurutnya, dari bukti-bukti yang disampaikan pada Mahkamah Partai Golkar, Aris meyakini gugatan akan dikabulkan Mahkamah Partai Golkar.

“Kami yakin mahkamah partai akan mengabulkan seluruh gugatan yang kami lakukan. Dalam Musda ada mekanisme yang dilanggar panitia musda dan DPD tingkat 1dan 2, kami yakin mahkamah partai akan mengabulkan gugatan yang kami lakukan,” tutupnya. (yuyu)