Ngamar di Hotel, Pasangan Bukan Pasutri Diciduk Satpol PP

oleh -
Satpol PP Kota Tangerang pergoki pasangan bukan pasutri ngamar di kamar Hotel, Sabtu (4/5) poto: ist/nasionalnews.id/kota tangerang.

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – D warga asal Bandung, Jawa Barat, tak berkutik saat dirinya dipergoki Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, sedang berduaan di dalam kamar hotel bersama perempuan berinisial A yang diketahui bukan istrinya, Sabtu (4/5/2019) dini hari

D yang mengaku telah beristri tersebut, awalnya sempat mengelabuhi petugas dengan mengaku sebagai pasangan suami istri (pasutri), namun dirinya tidak dapat mengelak saat didapati perbedaan alamat yang tercantum dalam kartu identitas keduanya.

“Katanya suami istri, kok alamatnya beda, yang satu Bandung yang satu Jakarta,” tanya salahseorang petugas kepada D dan pasangannya.

Meski demikian, D tetap bersikukuh dan terus mencoba mengelabui petugas dengan beralasan bahwa dirinya belum sempat merubah identitasnya.

“Ini mah istri saya, beda karna saya belum sempat urus surat pindah,” tegas D berkilah.

Petugas yang tidak percaya begitu saja atas pengakuannya tidak kehabisan akal dan meminta D untuk menelpon pasangannya untuk memastikannya.

D yang terlihat gugup pada akhirnya menyerah saat diminta untuk menelpon istrinya melalui handphone petugas dan mengaku bahwa pasangannya tersebut adalah pasangan yang telah dipacari selama tiga bulan dan akan dinikahi dalam waktu dekat.

“Baru pacar dia sedang proses cerai dengan suaminya, tapi sebentar lagi saya bakal jadikan dia istri kedua saya,” ungkapnya.

Bukan hanya pasangan selingkuh, pada kegiatan operasi yang melibatkan unsur TNI Polri tersebut juga mendapati puluhan botol minuman keras (miras) dari beberapa kios jamu yang disinyalir seringkali digunakan untuk menjajakan minuman haram tersebut.

“Operasi yang kami gelar pada hari ini yakni penegakan perda 7 dan 8, setiap lokasi yang terindikasi menjadi sarang maksiat kami tertibkan,” terang Kabid Tibum pada Satpol PP Kota Tangerang, A Ghufron Falfeli kepada NasionalNews.id.

Ghufron mengaku, Operasi yang digelarnya tersebut diharapkan dapat menambah khidmat umat muslim dalam menyongsong dan beribadah pada bulan suci ramadhan.

“Bentuk pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat adalah kenyamanan dan ketentraman melalui serangkaian penataan dan penertiban yang kami lakukan,” jelas Ghufron.

Lebih dalam ia mengatakan, memasuki bulan penuh rahmat tersebut, dirinya akan melipatgandakan serangkaian kegiatan penataan dan penertiban, sehingga kota tangerang yang berjuluk kota ahlakul kharimah dapat terus terjaga.

“Kami akan terus menyusuri setiap lorong untuk mempersempit ruang gerak peredaran miras, prostitusi dan segala bentuk kegiatan yang berpotensi terjadi pelanggaran perda,” tandas Ghufron. (aput)

No More Posts Available.

No more pages to load.