Oknum Bapas Kelas II Ciangir Akui Terima Uang Saat Jalankan Tugas

oleh -
oleh
bapas ciangir

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Oknum Petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ciangir mengaku menerima uang dari klien saat melakukan survei pengurusan bebas bersyarat warga binaan. Gratifikasi diterima bukan dari hasil meminta, tapi diberikan cuma-cuma saat menjalankan tugasnya.

Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK-WBBM) yang digadangkan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI) diduga dilanggar oknum petugas Bapas Kelas II Ciangir dibawah naungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham.

Vandri menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah meminta uang kepada klien dan mengaku menerima uang diberikan dengan ikhlas saat menjalankan tugasnya.

“Saya tidak pernah meminta uang, dia yang ngasih ikhlas,” ungkap Vandri kepada NasionalNews.id dihadapan Kepala Urusan Tata Usaha (TU), Novita Megasari Sinurat dan Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa, Muhammad Dwi Riyanto di kantor Bapas Kelas II Ciangir, Tangerang, Selasa (4/10/2022).

Vandri menjelaskan, bahwa uang yang diberikan itu ikhlas dari klien dalam menjalankan tugasnya dan halal bukan dari hasil meminta.

“Itu uang halal dan saya tidak pernah minta,” tutupnya.

Perlu diketahui, Gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas yang meliputi pemberian uang, barang, rabat, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. (SL)

No More Posts Available.

No more pages to load.